Anugerah Terindah

Thursday, June 09, 2011

Cerita-cerita yang Tertinggal Safa nechan dan adik Rafif

Alhamdulillah masih diberi kesempatan sehat, syukur atas segala nikmat dan karuniaMu yaa Rabb. Masa-masa sulit sedikit bisa teratasi, 3m pun sudah mulai menjauh, setelah sekitaran 4 bulan selalu setia menemani hari-hariku. ALhasil semula tugas-tugas rumah tanggaku yang sempat dihandle suami, kini sudah kembali aku ambil alih, walaupun terkadang masih juga mas mas tolong ya.... hihihii
Sulungku, Safa onechan pun sudah mulai sedikit stabil, sudah jauh lebih maju, tetap enerjik, dari awal awal masuk SHogakko (SD) yang sempat malas-malasan bangun pagi (karena disini jam 1/2 8 pagi harus sudah berangkat, jalan kaki kurang lebih 1 km lagi, lengkap dengan bawaannya yang segambreng alias bawaannya buanyakkk plus berat)... Bawaan wajib setiap hari randoseru lengkap dengan jikanhyo nya (tas ransel beserta buku pelajaran hari itu), tentengan tas + baju olahraga/tas baju berisi pakaian renang, dan yang wajib dibawa adalah bento (bekal makanan untuk siang hari) dan suito (tempat minum) nya.. Kebayang kan...bawaan berat... banyak... jalan kaki jauh lagi...

ALkhamdulillah sejauh ini sudah menerima dengan lapang, dari yang dulu pingin banget ikut jidokurappu (waktu ekstra bagi murid yang orang tuanya bekerja sampe sore hari, bisa di sekolah sampai jam 1/2 7 sore, disitu bisa mengerjakan shukudai/PR bersama-sama, belajar origami, bermain, bikin prakarya, menggambar, mewarna atau apa saja yang bisa dibuat mengisi waktu anak2 di sekolah hingga sore hari). Safa nechan tidak bisa ikut, karena aktifitas ibunya tidak sampai sesore itu...^_^.
Yang kedua, mengenai bento/bekal makanan, awalnya Safa onechan maunya sama-sama temannya di shogakko ikut kyusoku (makan yang disediakan sekolah), sama seperti halnya di hoikuen. Berhubung di SHogakko muridnya lebih dari 700 siswa, pihak sekolah minta dengan sangat agar kami bisa bawakan bento sendiri buat anak-anak (mengingat siswa yang beragama Islam cuma 4 orang (gak mungkin bisa membedakan menu yang nota bene bumbunya pake sake, mirin dan shoyu yang tidak jelas ingredientnya...). Setelah diberi pengertian akhirnya Safa nechanpun malah menikmati bawa bento dari rumah sendiri, ...karena sebisa mungkin saya samakan menu yang dibawa dengan yang di skeolah. Walaupun, jujur sebenarnya berat juga...soalnya lauknya biasanya tipa hari tuh 2 macem, belum lagi nyamain bahan-bahannya. Tapi tidak apalah, belajar bersabar dan mengajari anak dengan cara yang sesuai akidah Islam.
Dengan demikian anak-anak jadi lebih tau tentang halal haramnya makanan yang harus dan bisa dimakan atau yang dilarang dimakan.

Hampir setiap hari selalu bawa susu kotak ukuran 200 ml 2 pak. Kenapa dua sayang ? iya mah, yang satu memang semua teman-teman dapat, cuma hari ini Safa nechan gak sempat minum, soalnya sudah minum ocha/teh ijo dari rumah, onaka ga ippa (sudah kenyang)...terus yang satu pak lagi ...?
itu puresento mah... puresento pa nak ? Kyo wa Safa chan no obento wa ichiban tabeta, zembu tabeta. (hari ini bentonya safa habis semua dan habis paling dulu...). Katanya lagi...lumayan mah, bisa dibuat minum bareng-bareng di Rafif, kan papa okane ga nai dayou.... byuhhh...semakin terharu dan sampe begitu pemikiranmu nak... Kejadian ini hampir setiap hari, malah kalau pas dia tidak dapat begitu dia bilang, gomen ya mah, tadi mbak Safa gak bisa makan cepat... hahahaha... anak-anak ada ada saja... Selain susu terkadang juga suka bawa tali rambut, atau jepit rambut, stiker katanya puresento dari wali kelasnya (Ide sensei)... siapa yang cepat ditanya sensei atau cepat angkat tangan dan tepat jawabannya dapat puresento. Mungkin ini salah satu cara sensei kelasnya agar anak-anak rajin sekolah dan bersaing secara sehat. Tapi apapun hasilnya mama tetap bangga padamu nak. Akhlak yang baik, akhlak yang mulia lah yang terpenting bagimu, karena itulah bekalmu dikemudian hari nanti.

Sholatnyapun alhamdulillah sudah mulai tertib, terutama dalam seminggu belakangan ini alhamdulilah sudah full dari Isya, Subuh, dzuhur, ashar hingga magrib, dari yang dulu biasanya duhur masih sering bolong dengan alasan kecapken...sekarang alhamdulillah sudah full, semoga tetap istiqomah ya nak... tertib. Walaupun untuk sholat Dhuhur mama harus mengalah menunggu nechan pulang dari sekolah... Tapi tak apalah yang penting mau belajar. Good... berita baik kata nenek, dan eyangnya.
Sudah bisa diberi tanggung jawab dan seneng sekali membantu mama. Sehabis mengerjakan Shukudai, siram-siram tanaman di beranda rumah (walaupun cuma ada 5 pot, tomat, bunga matahari, strawberry dan pohon kaki/kesemek)....it's Ok....good job for anak seusia Safa nechan.
Suka bantuin potongin sayur, kupas sayur... untuk menu makan malam biasa masak molor. Terkadang dia yang minta untuk bantuin gorengin gorengan, bikin nutrijelly sendiri atau goreng telur sendiri. Seneng banget... ternyata anakku sudah jauh lebih maju, sudah besar, sudah bisa bantu-bantu ibu . Terima kasih ya nak....
Ada satu lagi yang bikin aku terharu, selesai aku nyapu ruangan, segera dia ambil kain pel dan dia dengan sigap langsung bilang, Safa nechan yang suru mama, biar Safa yang ngepel...kasihan adik di perut.... byuhhhh serasa mau nangis kalau dengar begini...
ALhamdulillah, semoga Allah selalu menjagamu dalam setiap langkah ya nak, sholehah, jujur, bertanggungjawab, berakhlak mulia, cerdas dan mengerti.

Namun namananya juga anak-anak, tidak selamanya manis, ada kalanya dia juga berontak disaat-saat tertentu, Namun sejauh ini masih bisa dikendalikan.

Lain kakak, lain lagi dengan si adik. Rafif pun sudah mulai banyak perkembangan, sudah banyak banget ngomongnya, suka cerita teman-temannya di sekolah, suka cerita hari ini oyatsu (jajan) di sekolah apa saja, sering cerita teman-temannya yang sering bermain dan juga teman-temannya yang suka nakalin. Makannya juga luar biasaaaa banyaknya....minum susu juga sudah makin kenceng. Tapi itu ngompolnya juga kok tambah sering ya...seminggu ini sudah 3 kali ngompol, padahal biasanya juga enggak...hiks hiks hiks...
Sekarang kalau bobok harus sama papanya, kecuali papanya belum pulang... namun begitu tau papanya dah datang, langsung ngacir deh, nyusul papanya.^_^
ALkhamdulillah hafalan doa dan surat-surat pendek juga sudah mulai bagus, sudah mulai bertambah, dan terkadang sudah mau ikut sholat berjamaan bersama kami (dari yang biasanya suka naik di punggung, lama-lama sudah mau ikut sholat...walaupun ...terkadang cuma satu atau dua rakaat saja...hihihihi)...alkhamdulillah kemajuan...
Tetap saja, peringai dan tutur katanya halus, berrbanding 180 derajat sama kakaknya... lembut sekali hatinya, ada orang ngomong keras atau dengar teriakan-teriakan saja dia bilang doki-doki suru (deg deg an...). Yah, namanya anak-anak, satu tempat, satu ayah, satu ibu saja berbeda, apalagi dengan teman-temannya ....^_^
Kalau lagi malas datang kesekolah, selalu bilang, lagi enggak mau ke sekolah, maunya di rumah saja sama mama...mama ga ii... ^_^

insyaallah bersambung lagi