Bismillahirrokhmanurrokhim....
Yuk semangat nulis cerita buat anak-anak kita yuk... mudah-mudahan suatu saat anak-anak bisa membaca kisahnya diperantauan yang dituliskan sangat sederhana oleh ibunya.

Pagi itu harus bangun pagi-pagi, menyiapkan segala sesuatu yang harus dibawa dalam acara ensoku yang diadakan sekolahnya Safa dan Rafif di Meruhen Mura. Tempatnya lumayan jauh, sekitaran daerah Takeo, kurang lebih 2 jam perjalanan dari Saga. Mulai da

ri perlengkapan ganti baju mereka, bawa obentonya/bekal makanannya, makanan ringan dan beberapa botol minuman ringan yang telah saya beli tempo hari. Satu yang wajib dibawa, kamera ...j angan sampai ketinggalan... Dari satu hari sebelumnya anak-anak sudah seneng, mungkin sudah bisa membayangkan mainan-mainan yang ada di Meruhen mura nanti.
Didepan pintu masuk anak-anak sudah disambut manis oleh dua patung manis juga, ultramen dan juga si lucu kelinci.



Tepat pukul 8.30 pagi kami semua sudah berkumpul di halaman Jounan Hoikuen, kemudian diabsen satu-satu oleh sensei kelas masing-masing. Setelah semuanya lengkap, kita jalan beriringin menuju bus yang terparkir di belakang sekolah, menurut urutan kelompoknya. Kebetulan terbagi menjadi lima kelompok dan ada 5 (lima) bus besar menunggu disana. Banyak sekali ya...sampai lima bus... iya, soalnya acara ensoku in

i diikuti oleh anak-anak dan kedua orang tuanya, nenek atau kakeknya juga boleh ikut, kaka atau adiknya juga boleh, yang penting daftar dulu. Selain itu di Jounan hoikuen terdapat 6 kelas, mulai dari kelas Sumire gumi, Turipu gumi, Himawari gumi, Sakura gumi, Kiku gumi dan Yuri gumi. Dan juga sesnsei tachi yang jumlahnya kurang lebih 25 sensei. Jadi seru sekali, ramai dan anak-anak senang sekali.

Kita kebagian di bus nomer 3, satu bus dengan keluarganya bu Endang, Pak Alim (Safa sekelas sama Ilham, dan juga Syifa kakaknya ilham pun ikut). ALhamdulillah selama perjalanan anak-anak menikmati, mereka tidak re

wel, malah bergantian sahut-sahutan acara nyanyi-nyanyi dan juga makan makanan ringan yang kami bawa. Kamipun dihibur dnegan nyanyian-nyanyian sensei tachi dan obrolan-obrolan lucu mereka., mulai dari obrolan keseharian anak-anak di hoikuen, hobi mereka sampai pada tipe pria pujaan diaantara sensei-sensei. Cuaca hari itu sedikit mendung, untungnya tidak sampai turun hujan.

Sesampainya di Meruhen mura, bersama-sama memasuki area, dan kita dipersilahkan bermain-main disini sampai pukul 2 siang. Meruhen Mura ini tempatnya di area pegunungan, udaranya segar

dan sejuk. Rafif dan Safa berlari menghampiri arena bermain bola. Mereka senang sekali mandi dan bermain bola sepuasnya, terutama Rafif. Tempatnya bersih dan luas sekali, sedangkan Safa asyik bermain tembak-tembakan menggunakan bola - bola plastik yang lunak itu.

Rafif digendong Tatsumi sensei dan Tomoko Miura sensei (mereka itu sensei kelasnya Safa). Rafif senang sekali sama Tatsumi sensei,

setiap kali kelihatan wajahnya, Rafif pasti akan lari menghampirinya lalu minta gendong. Hal ini terjadi sejak Rafif belum masuk hoikuen, mungkin karena sering ketemu disaat menjemput Safa.

Kemudian kita makan bersama, makan bento yang telah kita bawa masing-masing. Setelah makan siang, anak-anak masih ingin bermain di tempat yang lainnya. Banyak sekali mainan yang mereka nikmatin hari itu. Mulai dari naik sepeda, naik jetcoster, nak kereta, belajar mendayung, belajar menyeberang pake rakit yang kita tarik

sendiri, naik sepeda kuno yang besar, dan masih banyak mainan lagi yang lainnya, yang kalau saya sebutkan satu-satu tidak cukup disini. Kakakakaa.... O, iya selain banyaknya mainan itu, disini kita juga bisa melihat hewan-hewan yang dipelihara disini. Ada Usagi chan/ kelinci, ada kambing/yagi, ada kuda/uma, ada kucing/neko, ada anjing/inu, ada berbagai macam jenis burung/tori, ada ayam/niwa tori, ada juga mini lapangan golf.

Hari itu bener-bener harinya bermain anak-anak. ALhamdulillah anak-anak senang dan sangat menikmati acara ensoku di sekolahnya.( hehehe..anak-anak menikmati, orang tuanya yang geleng-geleng dan ambil nafas panjang....habis bayarnya lumayan mahal ehehhehe)...

Tepat pukul 2 siang, kami sudah berkumpul di bus masing-masing dan iringan 5 rombongan bus dari Jounan Hoikuen meninggalkan Meruhen Mura dan selanjutnya melanjutkan perjalanan kembali ke Saga. Sepanjang perjalanan pulang anak-anak sudah pada teler, mereka tidur pulas di bus dan sampe di Saga sekitar pukul 4 sore.
Perjalanan masih belum berakhir, hari itu kami diundang di acara syukuran kedatang keluarganya pak Herman, jadi kami langsung ke rumah tante Donna. Menikmati sedapnya masakannya terutama rendangnya enak sekali, ... (ya iyalah orang Padang gitu loh.... pasti pinter bikin rendang).
Alhamdulillah... malam harinya anak-anak kecapekan, jadi langsung tidur pulas.
Yang Ti, om Ferdi, om Fendi, budhe Tiwik... monggo silahkan menikmati foto-fotonya...
Alhamdulillah hirobbil 'alamin...