Anugerah Terindah

Sunday, May 31, 2009

Banyak Cerita

Assalamu alaikum wr wb.

Cukup lama sudah saya hiatus dari kegiatan ngeblog ... bukan hanya kesibukan saja, namun rupanya juga kemalasan saya saja. Situs jejaring yang telah menghubungkan dengan kawan2 lamaku lah salah satu penyebabnya juga. Namun lama2 kegiatan itupun menuai protes dari hatiku ehhehe.... mana cerita buat anak2ku yang mulai tumbuh besar... mana cerita jalan2nya...mana cerita cerita yang lainnya. Kini sepertinya saya telah tersadar dari keegoisanku sendiri, terlena dengan hadirnya teman2 lama, saya akan mulai lagi kegiatan menulis cerita selama di perantauan. Biarlah nanti anak2ku menjadi penikmat setia tulisan ibunya ini, biarlah mereka bernostalgia ke masa2 kecilnya dan juga membawanya ke kenangan lamanya kelak.

2 bulan sudah anak2, Safa dan Rafif di kelas barunya di hoikuen. Untuk Safa temannya masih sama seperti yang dulu, cuma senseinya yang beda, sekarang di pegang Tatsumi sensei dan Sumako Miura sensei. Miura sensei ini dulu juga pernah menjadi senseinya disaat dia masih di turipu gumi, sedangkan tatsumi sensei merupakan sensei safa di sakura gumi. Jadi sepertinya dua sensei ini sudah tidak asing lagi bagi safa. Bahkan Tatsumi sensei sekarang lebih bersahabat, jadi akrab banget sama kami, dia seneng banget sama rafif, saat jemput Safa selalu sempatkan gendong dan ciumin Rafif. Sedangkan rafif juga semakin pinter, semakin ngerti. ALhamdulillah...selama diantar di hoikuen dia hanya beberapa kali saja menangis (itupun cuma sebentar), setelah itu kalau kutinggal dia malah akushu/mencium tanganku lalu bilang "dada...mama...dada muah2"...sampe suaranya terdengar keras). Senseipun selalu dibuat ketawa dengan ulah lucunya.

Beberapa waktu lalu kelas Safa diajari berkebun, mereka tiap2 anak menanam pohon tomato di dalam pot dan diletakkan di halaman sekolahnya. Mereka dengan bantuan senseinya menanami sendiri, lalu setiap anak mempunyai tanggung jawab untuk menyiraminya setiap hari. Dan hingga hari ini pohon2 tomat itu sudah mulai berbunga dan bahkan berbuah. Sungguh pendidikan yang bisa membuat anak2 mempunyai tanggung jawab dan mandiri.
Sekarangpun setiap pergi/pulang sekolah anak2 harus bawa tasnya sendiri, tidak boleh dibawakan orang tuanya (kecuali futon/kasur yang dibawa setiap hari senin dan dibawa pulang setiap jum at).

Setiap Kayoubi/hari selasa Safa masuk jam 9 pagi, lalu bersama teman2nya ikut kelas renang di salah satu pusat olah raga di Saga. Bersama2 dijemput basu menuju tempat renang ditemani sensei mereka. Mereka memakai seragam renang yang sama, ehehehe...tentunya harga baju renangnyapun juga lumayan muahal.... begitupun biaya bulanannya.... Karena sudah aturan sekolah mau tidak mau ya mesthi diikuti... asal masih wajar. Karena cuaca sudah mulai panas, setiap hari bawa suito/minum di botol, berisi teh manis/air putih/air semacam pocari sweat...
Setiap mokuyoubi/kamis ada taisho/olahraga untuk kelasnya Safa, masuk tiap jam 9 pagi. Lengkap dengan baju olah raganya anak2 mulai olahraga di halaman hoikuennya.

Setiap kinyoubi/jum at terakhir di setiap bulannya ada party bersama di sekolahnya. Otanjoubi no party mereka menamakannya, alias pesta ulang tahun bagi mereka yang merasakan ulang tahun di bulan itu. Mereka dari semua kelas berkumpul di ruangan besar, yang berulang tahun didandani, dipotret terus teman2nya bersama2 menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Setelah itu makan tart cake/camilan yang biasa dibuat di hoikuennya.

Sepulang sekolah Safa selalu menceritakan apa saja yang dia lakukan di sekolah, dia ngapain saja, dia dipukul/bertengkar dengan siapa saja. Hampir tak terlewatkan cerita2 teman2nya Safa.
Selain itu Safa juga sudah mulai sadar ehhehee...mau belajar sendiri, tanpa saya/bapaknya menyuruh. Masih yang sederhana, belajar membaca dan menulis Alpabhet. Walaupun masih sebatas baca tulis yang belum ada hufuf matinya (ex : safa bisa baca, ada papa, mama, safa , Rafif, ibu beli baju....) tapi suatu prestasi besar buatnya. Mengingat di sekolahnya tidak diajari alpabhet. Ya..pelan2 asal pasti... Insyaallah.

Kegiatan rutin sebelum tidur masih terus dilanjutkan, hafalan dan mengulang doa2 dan surat pendek yang sudah dihafal, alhamdulillah sekarang sudah mulai merambah ke bacaan sholat. Belum semuanya dihafal. Sejauh ini masih baru doa berwudhu, bacaan ruku, bacaan sujud dan juga bacaan duduk diantara dua sujud. Mudah-mudahan kedepannya Safa bisa lebih lancar.
Kalau sudah bosan/capek ngomong biasanya dia minta saya yang bercerita, suatu hari pernah saya tanyakan mengenai ketuhanan kepada Safa, seperti percakapan berikut :
mama : safa nechan itu Tuhannya siapa ?
Safa : Allah
Mama : pinter, sekai... (bener) 100 buat mbak Safa
agama mbak Safa apa ?
Safa : Islam kyo (agama islam)
Mama : sekai
Nabinya siapa
Safa : Nabi Muhammad Rasulallah
mama : sekai...
kitab sucinya apa ? itu yang dibaca setiap hari ?
Safa : al qur an
Mama : sekai./... jouzu (bener...pinter)
Nabi muhammad lahir dimana ?
Safa : di byouin.... di rumah sakit...
mama : (gubraks.... saya tidak mengajarkan di byouin....tapi di Mekah...)
Mbak Safa...nabi Muhammad itu lahirnya di Mekah
Safa dengan entengnya menjawab " hai mama, wakateru (iya mama,mengerti), demo minna akachan ga byouin ni umaremashita.... ( tapi semua bayi lahir di rumah sakit). OK ...ok... Nabi muhammad lahir di Byouin Mekah....

Mama : Ok. sekai.... pinter ...

Percakapan dilanjutkan

Mama : Ibunya nabi muhammad siapa ?
Safa : Siti Aminah (ehhehehe...namanya kayak tante Siti... kayak indonesia jin...)
Mama : sekai, sugiwa... bapaknya nabi muhammad siapa ?
Safa : Syaih Abdullah
Mama : sekai...pinter...
istrinya nabi muhammad ?
Safa : enggak mau ah...istrinya nanti saja... mutsukashi/susah.... anaknya dulu mau...

lah...ini anak sekarang setiap kali dikasih pertanyaan sudah mulai ngeles... Terkadang dia masih menyela pertanyaan dengan cerita kelahirannya dia dulu bagaimana ? .... dan juga seabrek pertanyaan-pertanyaan lain yang kadang membuat saya seribu kali untuk menjawab pertanyaan dan memberikan jawaban yang tepat baginya.

Rafif

Rafif sudah 2 bulan menjalani hari2 bermainnya di hoikuen, biasa saya antar jam 9.30 dan saya jemput jam 4 sore (bersamaan dengan Safa). Bersamaku naik sepeda, rafif di depan, safa di belakang. Dan sepulang sekolah biasanya mereka saya ajak belanja di Direx/A coop/ bermain kembali bersama anak2 di Honjou koen. Anak2 tak pernah ada puasnya bermain...
Di usianya yang masih 1 tahun 5 bulan, alhamdulillah gigi sudah 14, makin monthok, kepandainya juga masih terbatas...yaa...masih normal lah untuk anak2 seusianya. Ngomongnya juga masih satu dua kata... mama maem.... dll. lhehehee...lucunya dia kalau melihat gambarnya anpanman dia menyebut denga " a... papah papah" ehehhehee.... anpaman kok papah kata Safa....
jam tidur tertib, antara jam 8-9 malam bobok, pagi jam 7-8 bangun. Dan langsung ambil piring sama sendok di lemari minta maem, mama maem mama maem.... Alhamdulillah anakku ini senneg banget maem, semua makanan yang kusodorkan pasti akan dilahabnya ...

Tanggal 20 Mei baru mendapatkan imunisasi polio (yang sempat menjadi kontroversi antara halal dan haramnya...dan ternyata semua jawabannya sama... media yang dipakai menggunakan babi sebagai katalisnya....). Ya,... semua vaksin untuk imunisasi polio di seluruh dunia ternyata mengandung babi (jangan salah yang imunisasi di Indonesia juga demikian adanya), sampai saat ini masih belum ada zat yang bisa menggantikannya...
Karena kromosom manusia dan kromosom babi ternyata paling mendekati...
Mudah2an ini bisa menjadi PR buat mereka para ilmuwan yang lagi research tentang vaksin.... sehingga bisa menemukan vaksin yang benar2 aman bagi manusia, khususnya buat umat Islam. Insyaallah ... semuanya diambil manfaatnya... Yang paling saya suka disaat imunisasi anak-anak disini adalah sebelum vaksin diberikan kepada anak, anak diperiksa betul-betul oleh dokter, mulai dari di tes suhu badannya, kita pun juga ditanya bermacam-macam mengenai kemungkinan alergi makanan atau minuman terhadap anak kita. Antrian yang panjang siang itu tak menyurutkan semangat ibu-ibu dan bapak-bapak membawa putra putri mereka.

Sehari setelah imunisasi itu, saya sedikit cemas, Rafif panas dimalam hari, dan hal ini terulang hingga 2 malam kebelakang. Hanya pada saat malam hari saja dia demam, sedangkan saat siang hari dia tampak seperti anak sehat, karena tingkah dan gerakannya sama. Sudah dibawa ke Rumah sakitpun tetap tidak ada perubahan. Hati semakin ciut, melihat si kecil panasnya hingga mencapai 40.2 derajat celcius. ... Dan kata dokterpun ini normal dan wajar-wajar saja (karena saat itu Rafif menjalani serangkaian pemeriksaan, dan hasilnya Rafif terkena radang tenggorokan). ALhamdulillah hari k eempat dia sudah baikan. Dan usut punya usut ternyata oh ternyata... olala... gigi taring atasnya tumbuh bersamaan, Pantes.... kalau Rafif menderita kesakitan.... alhamdulillah setelah gigi benar-benar "lahir" dia langsung genki ni nata... sehat.

Selain ASI, susu tambahan sudah mulai mau, minumnya susu segar (kalau susu bubuk dia sama sekali tidak mau, selalu di sembur/dilepeh). Masih sedikit alergi, setiap sehabis minum susu disekitar bibirnya merah2, tapi tak berselang lama/alias gak sampe 1 jam semuanya sudah normal kembali. Namun lama2 sekarang sudah mulai berkurang. Masih tetep minum pakai gelas/sedotan, pake dot sama sekali tidak mau.
Hobbi baru Rafif sekarang seneng banget nggigit, saat di gendong/diangkat dengan tiba2...lengan digigit kencang, apalagi kalau ngelepas nenen....haduhhhh nikmatnya luar biasa,... sampe hampir berdarah. Ad ayang tau cara mencegahnya ?

2 minggu yang lalu sekolah safa dan Rafif mengadakan ensoku/rekreasi keluar kota. Tepatnya di Meruhen mura, di daerah takeo, sekitar 2 jam dengan basu. Anak2 seneng banget, disana banyak sekali tersedia tempat mainan. ... ceritanya menyusul... bersambung bentar ya...juga foto2nya....Rafif dan Safa bangun...