Anugerah Terindah

Sunday, November 30, 2008

Sambungan dari cerita yang lalu

Bismillahirrohmanirrokhim

Tak terasa sudah sebulan lamanya gak sempat sentuh blogspot. Pingin banget nulis, namun kok yo gak sempat2. Kayaknya waktu 24 jam kurang, banyak sekali yang harus diselesaikan.
Sebenarnya kangen juga bisa jalan2 ke rumah teman2..maaf2 sekali lagi... Selain udara dingin ini sii kecilku yang selalu menemani setiap langkahnya akhir2 ini.

Anak dan Keponakanku

Ada beberapa teman yang sempat ninggalin pesan di YM. Menanyakan kabar anak2. Alhamdulillah anak2 sehat, Safa dah makin gedhe, makin pinter, dah bisa ngemong adiknya, njaga adiknya disaat kutinggal ke dapur, juga nambah ngerti namun juga sering ngambek. Si kecil Rafif alhamdulillah perkembangannya menurutku pesat sekali. Di usianya 8 bulan 3 minggu sudah tegak berjalan. Sekarang (11 bulan) malah sudah bisa berlari. Alhamdulillah, perkembangan dan pertumbuhannya cepat, dibanding dengan kakaknya (9 bulan 3 mingguan/hampir 10 bulan baru jalan). Kosakata juga sudah mulai banyak, lalalala, bapak, mama, nana, maem, hai, dan masih banyak lainnya yang gak ngerti maksudnya. Suka sekali manggut2 kalau orang bilang arigato, suka sekali memberi sesuatu yang dipegang ke orang di sekitarnya dan seneng ngomong hai2 kalo ada suara telfon/mainan telfon mainan. Alhamdulillah sejauh ini semuanya baik dan suami juga lancar sekolahnya.

o, ya foto2 kita mudik bisa dilihat disini.

Melanjutkan cerita yang kemaren.
Setelah semalam kita bermalam di surabaya, esok sorenya kita ke Kediri. Mama (mertua) sudah kami telfon saat kita dah di Surabaya. Kaget tentunya, seneng, bahagia dan gak nyangka kita pulang. Safa dan Rafif untungnya nurut langsung mau diajak siapa saja. Dan kita melaksanakan sholat Idul Fitri di Kediri. Lega plong rasanya akhirnya penantian panjang datang juga padaku.

Keluargaku

Alhamdulillah...syukur tak terkira..akhirnya datang juga.

Selesai sholat kita sungkeman ke rumahnya Eyang buyutnya Safa (neneknya suami) yang kebetulan rumahnya tak jauh dari rumahnya yang ti. Kita ngumpul sama keluarga besar Kediri. Aneka santapan dan hidangan lebaran ada di sini, mulai dari oleh2 khas dari Batam, Tegal, Jakarta, Bandung komplet. Eyang buyut ini putra putrinya ada 10 dan kebetulan lebaran kali ini semuanya pulang. Jadi bener2 ngumpul tumpuk jadi satu. Rame dan tentunya seneng banget... Bisa dibayangkan ada kurang lebih 50 jiwa yang saat itu berkumpul dalam 1 rumah.... rame kaya pasar. Untung rumahnya nampung semuanya.

Yang Yut, Mama, Kami sekeluarga, adik Kembar Ferdy, Fendy

Sebagian kecil dari keluarga Kediri

Baru lebaran hari kedua kami sekeluarga, mama dan adik 2 suami ke rumah ibu bapakku di Kendal, Ngawi. Perjalanan (darat lho) cuma sekitar 2.5 jam. Alhamdulillah kembali ke tanah kelahiran.

Keluarga besarku berkumpul di Surabaya

Malam harinya kita laksanakan aqiqoh buat Rafif. Alhamdulillah terlaksana dengan lancar.
Saudara2 dari pihak keluargaku juga semuanya pada ngumpul. Semuanya ingin bertemu, setelah 3 tahun tak berkumpul.
Bener2 menikmati mudik, memanjakan diri dengan pijet dan pijet. Namun sayang sekali kita juga gak bisa/gak sempat belanja belinji, habis setiap mau pergi ad asaja saudara yg datang. Malah akhirnya kita belanjanya di Surabaya dan Kediri (makasih mbak rina, sudah diantar kemana2).

Juga banyak sekali kejadian2 aneh dan diluar dugaan menghiasi perjalanan kami selama mudik. Alhamdulillah semua makanan kesukaan bisa kita nikmati kembali. Urusan suami juga kelar.

Keponakan2ku yang lucu2, i miss u ...

Alhamdulillah satu kebahagiaan yang tidak bisa kami lukiskan dengan kata, hanya atas kehendakMu kami bisa bertemu kembali. Dan satu yang sangat membahagiakan kami, saat mudik anak2 alhamdulillah semuanya sehat, sama sekali tidak berurusan dengan obat2/dokter, walaupun harus dioyong2 pindah tempat kesana kemari. Anak2 ku juga tidak rewel dan langsung menyesuaikan lingkungan, terutama cuaca, dimana di Indonesia saat itu panasnya minta ampun, di surabaya suhu siang hari mencapai 40 derajat. Luar biasa panasnya...

Dan tak terasa waktu mudik kita tiba2 sudah berakhir. Semua keluarga besarku, ibu bapak, kakak, adik plus keluarga masing2, keluarga suami (mama, adik2) dan juga keluarga Pak puh Yon dan keluarga putra putrinya, mbak Nurin, mbak Nika dan mbak Tiwi serta keponakan2 semua ngumpul melepaskan kepergian kami lagi. Duh jadi sedih banget.... jadi banjir air mata... Belum lagi malam itu di depan rumah budhe ada halal bihalal tingkat RT di komplek perum dos. Duh jadi tambah sedih, gak mau ninggalin mereka semua...
Tapi apadaya. Mudah2an suatu saat bisa bertemu lagi.

Berangkat dari Surabaya pukul 12 malam, sampe Taipei pukul 5 pagi, 2 jam menunggu disana dan perjalanan dilanjutkan ke Fukuoka sampe 11 siang kita mendarat, alhamdulillah semua perjalanan lancar. Dan ternyata ada kejutan dari teman2 saga, kita dijemput di Fukuoka. DUh, jadi terharu, gak nyangka. Terima kasih tuk pak Afash, Pak basuki, Pak Harsono, dan om Roni.

Sampai saga disambut acara saga light fantasy dan ballon fiesta. Sama dengan tahun2 lalu. Acara diselenggarakan setiap akhir Oktober-awal November.

Foto selengkapnya bisa dilihat disini. Selamat menikmati ya...

Alhamdulillahirrobbil 'alamin