Anugerah Terindah

Wednesday, August 27, 2008

Cerita Dua Cahaya Hatiku

Bismillahirrohmanirrokhim


Alhamdulillah, puji syukur selalu kami panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah memberi kami begitu banyak nikmat, karunia kepada keluarga kami. Terima kasih tak terhingga untuk "Anugerah Terindah" ini. Dua puluh tiga agustus, telah tiga puluh satu tahun kami lewati. Ya bersama suami bersamaan hari lahir kami, sepasang dan insyaallah berjodoh. Begitu banyak kekurangan dan kekhilafan telah kami perbuat, namun kami ingin bisa memperbaikinya. Ya Robb bimbinglah kami untuk selalu bisa berjalan diatas jalanMu, ridhoi dan tuntun kami untuk melanjutkan sisa umur kami. Bimbing kami untuk bisa mendidik dan mengantarkan anak anak kami untuk menjadi anak anak yang sholeh yang sholehah, yang bermanfaat bagi umatMu dan juga selalu berjalan diatas jalanMu.AMin amin amin ya robbal alamin.

Tak terasa hari terus berlalu, anak2 semakin tumbuh besar dan begitu banyak kemajuan dan perkembangnya. Berbagai macam tingkah polah yang dibuatnya semakin membuatku gemas dan semakin ingin selalu dekat dengannya, memeluknya dan mencium dan membelainya setiap saat. Safa sudah 4 tahun dan Rafif kini sudah 8 bulan. Begitu
cepatnya waktu berlalu...

Cerita anak- anakku kini.
Ulah Rafif saat bermain dengan Safa. Inginnya mengikuti semua apa yang dilakukan kakaknya. Rasa ingin taunya juga semakin besar, saat melihat sesuatu yang baru dilihatnya.




Foto diatas diambil pada tanggal 7 Agustus 2008, saat Rafif berusia 7,5 bulan. Sudah bisa naik2 sendiri, tanpa dipegangi atau tanpa dibimbing. Sempat ngeri sih melihatnya, namun ku tetap waspada dan sedikit lega karena dibawahnya ada karpet dan lantainya juga dari kayu.

Sudah banyak ocehan2 kecil yang tak saya ketahui maksudnya. Baru beberapa kata saja yang jelas. Gigi juga masih belum keluar, namun sudah ada sedikit putih di atas gusinya. Disaat netek, sudah gemes banget, suka nggingit nggingit gitu. Maemnya alhamdulillah sudah mulai mau, walaupun sedikit dan penuh perjuangan akhirnya bisa masuk. Ya, walaupun masih maem bubur yang sangat halus "home made ibunya" yang penting sekarang sudah mulai menikmati. Awalnya susah banget disuap, mulutnya bener2 dikunci rapat2, (mungkin karena kugendong / kududukkan dikursinya jadi susah banget, sehingga kadang2 dilepeh/dikeluarin). Setelah kucoba biarkan Rafif bermain sendiri, sambil merangkak, trantanan alhamdulillah malah jadi gampang dan dalam sekejab bubur habis tanpa dilepeh. Alhamdulillah...

Rafif sudah bisa berdiri sendiri, dari posisi duduk, terus berdiri sendiri, tanpa perlu pegangan. Namun masih belum bisa tahan lama. Paling lama masih dalam hitungan 1, 2, 3 sampai 60 alias sekitar satu menitan gitu. Terus, bruk jatuh lagi...

Tanggal 12 Agustus (saat Raffif berusia 7 bulan 21 hari) , imunisasi DPT untuk yang ketiga/terakhir kali. Bertepatan dengan Natsu yasumi (liburan musim panas) jadi semua kru bisa ikutan ke rumah sakit. Beratnya saat itu 8.275 dan tingginya 72 cm.




Ekspresi Rafif saat bermain gitar kecil, menunggu giliran untuk diimunisasi. Seneng banget...




Pemeriksaan sebelum disuntik. Rafif nangisnya sesaat saat disuntik dan setelah jarum dicabut langsung diem. Seneng melihat dokternya cantik dan ramah.

Sedangkan Safa masih seneng bermain, membaca cerita sendiri (Nihon go) , suka menggambar dirinya sendiri, adik, mama sama papa dan tentunya suka mewarnai gambarnya. Sekarang lagi seneng2nya saya ajari belajar bahasa Indonesia, mulai dari berhitung hingga sedikit belajar mengeja kata2 yang sederhana dan sedikit2 sudah mulai bisa. Juga pengenalan nama teman2 nya di Indonesia kelak siapa saja. Eh Safanya malah ketawa...katanya kok nama teman2 susah dan lucu ya mah... wo alah anakku...ada ada saja. Alhamdulillah, walaupun belajarnya sambil guyon (soalnya safa ketawa kalu diajari) bisa masuk dan sudah sedikit mengerti. Biarlah pelan2 yang penting masuk dari pada tidak sama sekali. Habis sebelumnya setiap kali saya ajari selalu berkelit dan berdalih kalau di sekolahnya tidak diajari satu dua tiga empat tapi ichi ni san shi, dan sejuta alasan diajukan, mulai dari yang ngantuklah, matanya sakitlah, capeklah, mau sekolah di Jepang saja, gak mau sekolah di Indonesia lah, dan banyak alasan lain yang kadang membuatku kesal. Bagaimana tidak, saya sedikit khawatir kelak saat safa pulang ke Indonesia sepertinya pas waktunya untuk masuk SD dan saya denger dari cerita saudara2 saya maupun teman2 kalau untuk masuk SD diwajibkan untuk bisa membaca dan menulis (untuk kota besar) dan juga bisa hafalan surat2 pendek (insyaallah kalau yang ini Safa sudah bisa). Sesuatu kekhawatiran yang berlebih kali, takut Safa gak bisa masuk di sekolah terdekat dengan lingkungan tempat tinggal kami kelak. Ah....biarlah semua mengalir begitu saja... dijalani saja.

Nah kalau foto dibawah ini Safa bersama sahabatnya di hoikuen. Namanya Aui chan. Kemanapun pergi dan bermain kalau di sekolah selalu bersama. Sampai di rumahpun setiap hari Safa selalu cerita tengtang aktifitasnya dengan Aui chan selama di sekolah. Sampe bobokpun selalu berdampingan tempatnya.



Aui chan dan Safa chan, saat natsu matsuri di jounan hoikuen

Kalau yang ini foto saat kita jalan2 di salah satu pusat perbelanjaan disini. Habis ada event mewarnai gambar. Dan satu lagi ini foto saat diundang makan malam di rumahnya Nakano san, dengan menu utama sushi dan sashimi. Sedangkan Naha membawa menu andalan, nasi biryani, sedangkan kami membawa nasi goreng dan siomay goreng. dan juga sambel terasi kesukaan Nakano san. Tampak Nakano san (berkalung handuk), Furuta san, Naha (bangladesjin), Megumi san, dan saya sendiri. Ehm.... oishikatta...



Marhaban ya Ramadhan

Wahai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu sekalian puasa, sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu sekalian bertaqwa "( QS Al-Baqarah : 183 ).

Tak terasa sebentar lagi ramadhan datang. Berarti 4 kali ramadhan akan kami lewati di negeri sakura ini. Mudah2an ALLAH memberikan hidayah, ampunan dan barokah kepada kami.Amin.

Insyaallah minggu depan kita umat muslim di seluruh dunia dengan suka cita menyambut datangnya bulan suci yang penuh barokah dan pengampunan. Mari bersama-sama menyambut datangnya ramadhan dengan kita sucikan hati, pikiran dan lidah kita. Kepada teman2 semua kami mohon maaf atas segala salah dan khilaf. Selamat menyambut datangnya Ramadahan. Mudah2an semua amalan kita di terima disisi ALLAH SWT.Amin.

Doa niat berpuasa:
"Nawaitu shauma ghodin an'adaai fardli syahri ramadlaana haadzihis sanati fardho lillaahi ta'alaa"


ALhamdulillahhirrobbil alamin.

Thursday, August 21, 2008

Agustus Menyengat

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Ternyata lama sekali saya tidak menyentuh komputer, hanya sekedar untuk ngeblog hehehehe...
Selama bulan Agustus ini komputer di rumah lagi2 jebol hardisnya, kepanasan kali... ALhamdulillah sekarang dah baikan, setelah saya merayu, merajuk dan memaksa suami tuk segera mbetulin komputer. Suhu di dalam ruangan mencapai 37-39 derajat, ya lumayanlah kalau buat sauna hehehhee... tentunya berakibat fatal pada pembengkakan tagihan listrik. hiks hiks hiks...apadaya...pasrah...saya butuh hidup nyaman dan aman ehhehehee.

Sebenarnya banyak sekali cerita2 yang tersimpan, mulai dari ultahnya Safa (dipestain Saga shi dengan menggelar acara tahunan di musim panas hehehehe)...acaranya sama kok sama tahun2 lalu, nonton matsuri dan hanabi, natsu matsuri di sekolahnya Safa, ketemuan sama mbak Ayu orang Indonesia, Bali tepatnya yang menikah dengan orang Jepang ( 3 tahun tinggal disini baru ketemuan sama orang Indonesia dan bisa ngomong bahasa Indonesia sepuasnya) dengan 2 putranya yang guanteng, Keyshin dan Reyshin, pergi ke bazar tahunan, liburan sekolah Safa, Ke pantai Ariake, pengalaman2 baru, anak2 dapat voucer gratis foto Kimono sekaligus pemotretannya, imunisasi Rafif, diundang makan malam sama Nakano san, diundang makan malam saat acara obongnya Yooko san, hingga ketemuan sama blogger dari Jogjakarta, dik Fikri, perpisahan buat rekan2 yang mau pulang di bulan Agustus-September, sampe acara nganter Safa ke dokter gigi (buat bersihin). Pokoknya seru...

Juga keahlian baru Rafif yang mulai bisa manjat2 dan berani main selurutan sendiri dan juga cerita pertama kali Rafif kuajak kekolam dan berenang, tiada kuduga sebelumnya anaknya senengnya minta ampun dan tangan dan kakinya bener2 seperti gaya berenang gitu.
Foto2nya menyusul... sebagian bisa diintip di sini .

Terima kasih tuk mbak Heny, Kyoto tuk kiriman awardnya. Hore... makin banyak koleksi awardku.

Dan selanjutnya kupersembahkan kepada semua pembaca blogku.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Sunday, August 03, 2008

Alhamdulillah, Safa nechan 4 sai ni narimashita

Bismillahirrohmanirrokhim


Hari terus berlalu, rasanya baru beberapa waktu engkau masih asyik menendang2 perutku, dalam gendongan,ayunan, dekapan dan belaianku
Masa telah membawamu untuk beranjak, mulai dari bergerak2 tak berdaya, sedikit kau angkat kaki dan tanganmu, kau miringkan badanmu hingga terungkap, perlahan duduk, jatuh dan bangun, beranjak meraih sesuatu tuk bisa berpegangan yang bisa membuatmu berdiri
Sedikit tertatih kau angkat kakimu hingga kaki mungilmu yang halus bisa menyentuh dasar hingga akhirnya kau bisa berdiri tegak dan berjalan sempurna dan akhirnya bisa berlari dan terus berlari hingga daku tak kuasa tuk mengejarmu
Kini engkau telah tumbuh menjadi bidadari mungil yang lincah, enerjik dan seakan tak pernah kehabisan energi tuk melakukan sesuatu demi mencapai rasa keingintahuanmu

Alhamdulillah hari ini 4 tahun sudah Safa mewarnai indahnya kehidupan kami
4 sai ni narimashita, onechan ni narimashita....
Begitu banyak suka dan duka bersama kita lewati
Mudah2an amanah bidadari mungil kelak menjadi anak yang sholehah, yang berbakti, yang berguna bagi agama, nusa bangsa, menjadi anak yang cerdas dan selalu membuat kami tersenyum dan terhibur.
Terimakasih tuk semua yang telah Engkau berikan kepada kami, suatu anugerah terindah yang tak ternilai harganya.

Ya Rabb, bimbing kami untuk bisa membesarkan, mendidik, menjaga dan merawat mutiara kecil ini untuk selalu berjalan diatas jalanMu.
Ya Rabb ijinkan hamba untuk mengemban amanah ini dengan baik
Anugerahkanlah pada bidadari mungilku panjang umur yang barokah, keimanan, kesehatan, khusnul khotimah dan selalu istiqomah dijalanMu
Jauhkan dia dari segala mara bahaya dan celaka
Lindungilah dia, sayangilah dia, berilah kemuliaan hidupnya di akhirat dan juga di dunia
Doa mama dan papa selalu menyertai langkahmu ananda
Otanjoubi omedetou gozaimasu

Safa, terima kasih tuk semua kebahagiaan yang telah kau berikan kepada kami
Sun sayang, peluk cium dan doa selalu menyertaimu
Mama-Papa-dik Rafif-Yang Uti- Mbah Kung-Mbah Ti dan Keluarga Besar

Alhamdulillahirrobbil 'alamin


Aug 4, '08 11:54 AM
untuk semuanya
Otanjoubi omedetou gozaimashu.
Sebenarnya tidak ada yang istimewa dihari ultahnya Safa. CUma sepotong kue sempat saya bikinkan, itupun kue seadanya. Request sebelumnya minta dibikinkan kue kaya taun lalu, kalau bisa princes, tapi apa daya butter creamnya leleh setelah ditempel, saking panasnya. Gomen ne... jadilah tiramisu tanpa hiasan apapun, hiks hiks itupun selesainya sudah kisaran jam 1 malam, habis liat hanabi, anak2 tidur, emaknya baking ehhehehee...
Maaf ya nechan, sehari sebelumnya kan kita pergi lihat hanabi, setelah siangnya papa seharian di kampus, mana bisa... adik gak ada yang njagain, terus pas hari h juga ada matsuri (ahalah mama ngeles nih ceritanya).
Yang penting doa kita selalu menyertai langkahmu, genki de.


Bareng2 niup lilin setelah bersyukur
 Komentar 

Kok kekinya bukan princes mah...tapi daijoubu yg penting ada coklat sama kejunya....
 1 Komentar 

Alhamdulillah, akhirnya dibelikan juga ma papa...Arigatou
  

Ningyo yg diinginkan dr bbrp bln yg lalu akhirnya ditangan, senyum donk
  

Pas tanjoubi, pas ada matsuri, Yosokai kana...
  

Adik ikutan pegang ya mbak
  

Adik ikut seneng lho
 1 Komentar 

Michi no manaka, in action
  

Dapat arum manis juga
  

keki o kirimasu...
 1 Komentar