Anugerah Terindah

Thursday, July 24, 2008

Banyak Kenangan

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah banyak nikmat dan anugerah yang barusan kami dapatkan, Awal bulan akhirnya tumbang juga, setelah beberapa rekan Indonesia kena ... Safa sempat kena Parotitis/gondongen. Gondongen atau Parotitis adalah penyakit karena infeksi virus mumps yang menyerang beberapa lokasi diantaranya kelenjar ludah di bawah lidah, kelenjar ludah di bawah rahang dan dibawah telinga.

Safa sudah pernah dapat immunisasi MMR (mumps, morbili, rubella).Alhamdulillah karena dah diimunisasi, cuma 3 hari demam , sedikit bengkak di sekitar bawah telinga dan kelenjar ludah. Paling tidak imunisasi bisa mengurangi sedikit sakitnya dan juga mempercepat sembuh. Berbeda dengan pengalaman beberapa teman disini yang anaknya sempat kena Gondongen, panas demam, bengkak hingga kurang lebih 2 mingguan, karena sebelumnya belum pernah imunisasi MMR. Alhamdulillah safa sudah baikan, sehat, ceria dan bermain kembali bersama teman2 di hoikuen.

Kemudian disusul saya juga barusan terserang virus yang gak jelas namanya, yang jelas bukan gondong dan sempat bengkak disekitar bawah rahang, bawah telinga dan kelenjar ludah, namun sakitnya melebihi sakit gondong...luar biasa nikmatnya. Karena tidak kuat menahan sakit yang luar biasa nikmatnya kuambil 1/2 resep dan kuminum obatnya dan efeknya cespleng...langsung berkurang bahkan sembuh sakit saya. Sempat selama hampir 10 jam saya tidak kasih ASI ke Rafif (karena dokter disini memberikan itami dome/pereda sakit yang mana saat diminum anak gak boleh tetek, obat untuk ibu menyusui gak ada katanya... cukup sekali saja dan sangat menyiksa baik kesaya maupun Rafif).... Efeknya rafif sempat gak bergairah, lemes gitu..susu formula juga susah.... Sore harinya setelah kubuang ASI yang tadi, Rafif langsung minum sampai puas dan kembali ceria. Cukup sekali itu saja...
Alhamdulillah sekarang sudah baikan, sudah sehat kembali an juga kembali beraktifitas.

my little family

Dengan banyaknya cobaan dan nikmat, sedikit banyak telah mengingatkanku untuk lebih banyak bersyukur dan bersyukur atas apa yang telah saya dapatkan selama ini.
EHm...nikmat mana lagi yang akan kamu dustakan..?

Beberapa waktu lalu, Safa untuk pertama kalinya ikut menyemarakkan acara HUT nya a square building,ikut berpartisipasi mewarnai gambar, menggambar di plastik, bikin tas tangan sendiri (tinggal tempel2in saja), ada message gratis, diajarin cara menggendong, memandikan dan mengganti popok bayi, dan banyak lomba2 yang diikuti. Tidak ada penilaian diacara ini, jadi gak tau mana yang menang dan juga mana yang tidak. Yang jelas semua pulang membawa puresento (hadiah). Safa seneng banget, apalagi sebelum acara dimulai sempat menyaksikan beberapa atraksi, dansu dari onechan tachi, ada bazaar (dapat banyak barbie dan berbagai aksesoris yang berhubungan dengan Hello Kitty, ada tas, ada tempat boboknya bayi).Pokoknya hari itu bener2 harinya Safa...seneng banget melihat anak bisa tersenyum dan ceria sepanjang hari. Alhamdulillah.... banyak ceriata dan kenangan indahmu nak...




Aksinya Safa, sempat foto bareng sama tokoh starwars yang katanya lagi kampanye keamanan internet tuk anak2

Kita bareng2 rombongan 2 bus yang disponsori oleh LDA nonton acara Indonesian Week di Asia Pacific University (APU) di Oita Prefecture, tepatnya di kota Beppu. Bersama kami teman2 Nihonjin, Korea, China, Bangladesh, Tailand, dan banyak lagi. Sekedar info, di APU ini sangat terkenal dengan berbagai macam budayanya (tiap taun ada pertunjukan budaya dari berbagai negara), karena mahasiswa disini datang dari berbagai penjuru negara, bukan hanya kebanyakan orang Jepang, namun benar2 merata, sesuai dengan namanya kali dan juga mereka yang belajar disini selain memang pinter (masuknya susah) semua rata-rata datang dari mereka yang tingkat ekonominya lebih/tepatnya diatas rata2. Kenapa ? kebanyakan mereka datang dengan biaya sendiri, bukan beasiswa.. jadi bisa dibayangkan.

Perjalanan ditempuh kurang lebih 2,5 jam sampai Oita. Kanan kiri jalan dipenuhi dengan gunung dan perbukitan yang indah. Bagaimana tidak indah, satu sisi gunung hanya berupa hamparan rerumputan yang hijau dan satu sisi disebelahnya dipenuhi dengan pohon pinus yang hijau, sepertinya susah menjelaskan dengan kata2. Namun sebelumnya kita menuju tempat peristirahatan, untuk sekedar makan siang dan onsen bagi yang menginginkan. Alhamdulillah..onsen lagi...kita ambil onsen tuk keluarga, jadi makin nyaman. Onsen disini bener2 beda, rasanya lain banget. Airnya bener2 asli dari air pegunungan yang banyak mengandung sulfur. Sayang waktunya kurang, tak lebih dari 2 jam beristirahat disini. Selesai onsen pun badan serasa nyaman dan rileks.



Anak2 lagi asyik merendam kakinya di depan lokasi onsen, enak ya dik

Dari onsen baru menuju ke APU. Subhanallah.... bagus banget... kampusnya terletak diatas perbukitan yang lapang, gedungnya bagus dan mahasiswanya ramah2 dari berbagai macam negara. Begitu rombongan sampe, kita langsung disambut tuan rumah dan langsung memasuki arena perhelatan akbar. Sampe gedung, ternyata penonton sudah memenuhi ruangan, alhamdulillah masih dapat tempat. Tak kurang dari 1500 penonton hadir untuk melihat pertunjukan itu. Pertunjukan ini mengusung tema Nusantara. Diruangan ini, bisa merasakan betapa Indonesiaku kaya kan budaya, mereka semua (panitia dan orang Indonesia tentunya) mengenakan busana kebanggan, batik, kebaya.

Diawali dengan beberapa sambutan dari pihak panitia, kampus, duta besar Indonesia untuk Jepang (bpk Yusuf Anwar) dan menuju acara yang dinanti2kan. diawali dengan diputarnya sedikit banyak tentang Indonesia dari Sabang hingga Merauke, tarian ada tari2 Jawa, ada Kuda lumping, tari Keasrian Kalimantan, Tari Bali, Tari Saman (Aceh), tarian Perang Irian, Tari Yapong, Tari Piring, Tari Ngarojeng (Madura), Fashion show yang menampilkan berbagai macam budaya pakaian Indonesia, ada juga beberapa Medley lagu nusantara dan juga yang semakin membuat kangen lagu andalan Bengawan Solo dinyanyikan dengan suara yang sangat merdu dan menggetarkan hati. Duh...semuanya membuat kami bangga dan rindu akan tanah airku.


Sebagian dari pertunjukan



Tari Saman

Sambutan luar bisa dari penonton datang bertubi2 saat tari Saman (dari Aceh) dibawakan oleh kurang lebih 28 mahasiswa Indonesia disana. Keindahan tari, kekompakan dan kecepatan gerak tubuh dan tangan menjadi sangat luar biasa indahnya. Tarian ini menunjukkan persatuan dan persaudaraan bisa mengatasi semuanya dan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Nyaris tanpa ada salah. Semua terpesona dan semua mata menatap keelokan tarian itu, tak ada sedikitpun suara, sehingga suasana keheningan, khusuk didapat. Subhanallah... begitu sempurna engkau ciptakan semuanya. Tak terasa, air mata telah jatuh dan membasahi seluruh pipi dan jilbabku, bibirku terkatub seakan tak bisa dibuka, kerongkonganku kering sepertinya tak ada kuasa tuk bisa menelan ludah (duh kok jadi melankonis begini..). Perasaanku saat itu bercampur, rasa sesak didada seakan telah membawaku melayang hingga tak bisa mengeluarkan sepatah katapun, ada rasa bangga, rasa sedih...akan nasib saudara2ku ditanah air yang sedang banyak ditimpa bencana kelaparan, kekeringan, banjir, kemiskinan dimana-mana, ... ada rasa haru dan bangga akan kekayaan budaya dan alam Indonesia, ada rasa rindu dan kangen yang telah sekian lama terpendam. Yang jelas hari itu... hati dan perasaanku sangat bergejolak... semakin kangen dan semakin ingin aku cepat pulang. Tak pernah saya merasakan perasaan seperti hari itu, sedikit banyak rinduku akan tanah air sedikit terobati. Terimakasih tuk teman2 di APU yang telah mengundang kami dan sukses buat acaranya Indonesian Week lalu, terus semangat dan berjuang, berkarya tuk Indonesia tercinta.

Tak henti2nya decak kagum dan pujian dari teman2 luar negara yang ikut menyaksikan acara itu, tampak wajah2 puas dimatanya.Alhamdulillah, semuanya puas.

Untuk lebih jelas dan detailnya bisa nonton di di You tube. Silahkan cari di 2008 Indonesian Week in APU on July.

Foto bareng2 rombongan saat istirahat mau pulang menuju Saga


Foto disamping Rafif bersama temen dari Bangladesh, brother Hosein. Betapa Rafif ini sangat bersahabat bersama dengan teman2 dan juga orang-orang disekelilingnya. Digendong siapapun mau tanpa terkecuali orang itu baru ketemu satu kali. Terlihat jelas wajah dan senyumnya yang selalu mengembang dan hampir nyaris tak pernah nangis. Alhamdulillah di rumahpun juga begitu, tidak banyak merepotkan dan begitu ngertinya.

Tanggal 21 kemaren Rafif telah berusia 7 bulan. Semakin banyak kepandaian dan kemampuan yang dia miliki. ALhamdulillah...sudah bisa berdiri sendiri dan tahan sampai hitungan 17. Sudah bisa naik2,misalnya naik dari kasur bawah menuju kasur atas yang ada di dipan. Merangkak sudah kemana-mana. Banyak kosakata atau ocehan ocehan yang tidak saya mengerti, suka masukin apa2 yang ada di sekitarnya ke mulut, namun sayang masih susah tuk disuap sari buah atau makanan lembut lainnya, masih suka menikmati gigit kerupuk kesukaannya. Suka banget bermain sama Safa nechan, apalagi kalau dipangku Safa. Satu lagi...Rafif sekarang lagi sneneg banget terantanan, kedua tangannya berpegangan pada dipan/box bayi kemudian jalan sendiri, kalau di tetah ...duh senengnya bukan kepalang. Dua kupu kupu kecil yang selalu menghiasai kehidupan kami. Terima kasih ALLAH telah berikan anugerah terindah buat kami. Maka nikmat mana lagi yang akan kamu dustakan ?

Dapat awward dari jeng Tety, bundanya Vasya. Makasih ya jeng, jadi terharu banget.

Selanjutnya Awward kupersembahkan pada teman2 pembaca setia blog keluarga saya, mudah2an persahabatan kita langgeng dan damai.

Alhamdulillahirobbil 'alamin

Sunday, July 13, 2008

Tour de Fukuoka

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarokatuh

Alhamdulillah, akhirnya ada kesempatan juga tuk duduk didepan pasokon lama2. Mumpung anak2 pada tidur. Bukannya saya menghilang/sombong gak mau mampir ke tempat teman2, namun memang karena bener2 tak ada waktu untuk itu. Bukan juga karena sok sibuk, tapi emang lagi bener2 harus extra ketat menjaga si kecil yang dah mulai aktif merangkak kesana kemari, hampir masuk ke kamar mandi juga ehehehe, bahkan alhamdulillah dah mulai bisa berdiri sendiri (bila ada pegangan yang mampu diraih) terantanan sendiri, bahkan sudah bisa berdiri sendiri tanpa pegangan selama kurang lebih 5 detik. Alhamdulillah, perkembangan Rafif tergolong cepat. Diusianya yang 6 bulan, BB 7,995 kg, TB : 73 cm, lingkar kepala 43,5 cm, sudah mampu numpahkan numpahin air dalam teko dan juga sayuran siap saji satu cawan. Cepet banget tuh tangannya meraih sesuatu yang ada di sekitarnya. Dan juga semua barang yang dia jumpai langsung masuk mulut. yang ini nih yang super duper bahaya, gak bisa ditinggalkan barang sedetikpun, saat dia terbangun. Saat tidur, waktu kupakai tuk beberes rumah dan menjalankan rutinitas pekerjaan rumah tangga, belum lagi selesai dah bangun lagi, yo wis.... dinikmati saja dengan senang hati. Saat kensha 6 bulan, didapatlan hasil yang sedikit mengejutkan, kadar Hemoglobin dalam darah sedikit rendah, hanya 9,9 g/dl, tapi kata dokternya gak apa2, karena Rafif baru mengkonsumsi ASI saja, keadaan itu katanya normal2 saja untuk bayi yang masih masih bonyu (ASI) saja. ALhamdulillah, lega. Tgl 1 Juli Imunisasi DPT II, ditemani tante Diana. ALhamdulillah saat disuntik gak nangis, anak pinter...

Sebenarnya dah cerita lama, bulan lalu ikutan pergi jalan2 bersama rombongan teman2 yang belajar Nihon go di Abance. Bermula dari info om Anton dan juga Otsubo-san (sensei volunter di Abance), katanya grup volunteer Avance (salah satu kegiatannya mengajar bahasa jepang kepada orang asing, mengadakan acara tour ke fukuoka ken, jadilah sabtu itu beberapa warga PPI Saga ramai-ramai ikutan dalam rombongan 1 basu itu. Lumayan juga satu hari mengunjungi 3 objek, Dazaifu, Kawakudari (daerah)Yanagawa, dan suatu tempat untuk pembuatan lilin... Semuanya gratis lagi, senengnya..secara kami belum pernah pergi kesana. hiks hiks ...dah sekian tahun disini kok yo ndeso... belum sempat jalan2 ke sana.

Disamping ini, di bawah pintu gerbangnya Tenmangu Shrine. Adalah jinja, dimana kebanyakan Nihonjin berduyun2 berdatangan kesini dan berdoa arag tujuannya dikabulkan, terutama yang mau ujian/mau tes kerja atau juga mencari jodoh. Dan menariknya naskah doa juga dijual distand terdekat. Ramai sekali, terutama hari minggu dan juga hari-hari libur.
Tak lupa beli oleh2, satu yang saya suka, harganya disini sama. Mau yang mana sayang...?



Danau di sekitar (bagian depan samping jinja), dipenuhi bunga-bunga dan ditengahnya lagi ada konser musik oleh biduanita Nihonjin dan diseberangnya terdapat deretan warung2 Udon dan berbagai omiyage (oleh2). Dan seperti terlihat, di pinggir danau dipenuhi anak2 SMP juga ojiichan yang lagi asyik ngelukis.

Bersama teman2 satu angkatan "angkatan 96", alhamdulillah semuanya sudah ibu2

Bersama sebagian rombongan



Mah... foto donk... pinta Safa kala itu




Mana sih orang2 itu, kok aku ditinggal sendiri, gimana nanti kalau dibawa orang. Ah makan pamflet ah... enak, enak... Lama-lama sebel juga lama banget...mamaaaaaaaaaaaaaaaa.......

Selepas dari Tenmangu Shrine, menuju ke Kawakudari, mau keliling sungai pake perahu kecil. Kita mencari perahu yang sudah kita pesan tuk mengelilingi sepanjang sungai yang indah itu. Dipandu sama pak tua yang ngejelasin asal muasal tempat yang dilewati dan juga banyak cerita lainnya yang kurang ngerti maksudnya, yang sekaligus tukang ngayuh perahu kecil itu. Lihat nih...kita ada di bawah jembatan lho... awas... atama..eh kepala... semua menunduk ya...



Salah satu bunga yang ada di sepanjang pinggiran aliran sungai.

Perahu disamping mau lewat di bawah jembatan kecil. Suasananya menyenangkan sekali. Disepanjang pinggiran sungai banyak terdapat bunga2 yang cantik, pabrik nori jaman dulu, pohon buah momo/ peach, ada juga warung yang nyediain es cream atau jajanan kecil lainnya sampe jembatan yang dulu pernah dilewatin sama kaisar jaman dulu.





Diatas perahu, semua berlomba2 mencari obyek yang menurutnya bagus tuk diabadikan

Sampai di tempat terakhir bersandarnya perahu, foto dulu didepan pohon2 gundul yang lucu dan aneh saja. Yah... mumpung ada yang motoin, makasih ya pak ALim... Padahal panitia dah teriak2 agar kita segera kembali ke bus. ehhehee...dasar ndablek, tetep nekat...

Selepas dari Yanagawa, bersama rombongan menuju ke daerah Okawa, tempat pembuatan lilin. Diajarin teori bikin lilin, kemudian diajarin cara nuangin lilin. Safa seneng banget, nuangin lilin anget ke dalam cangkir. Secara ini pengalaman pertama buat Safa. Mudah2an momen ini tak terlupakan dalam memori Safa.

ALhamdulillah... banyak cerita tersimpan, ke Oita insyaallah mudah2an bisa cerita banyak.

Selamat buat adik kembarku tuk prestasi yang membuat kami senang, bahagia sekaligus bangga. Ferdy diterima di Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang lewat jalur Sistem Penelusuran Minat Dan Kemampuan (PMDK) dan kembar satunya Fendy diterima di Politeknik Negeri Malang, Jurusan Telekomunikasi, juga lewat jalur PMDK. Sukses buat kalian, belajar yang rajin dan mudah2an SPMB nya lolos juga, tinggal pilih mana yang paling disuka. Belajar lebih rajin dan giat, kuliah lancar dan ingat selalu bersyukur pada ALLAH SWT.

Wassalamu alaikum warahmatullahi wabarokatuh.