Festival Budaya Bersama LDA (Episode 2)
Melanjutkan cerita lalu yang sempat tertunda beberapa lama.
Waktu makan siangpun tiba, kami semua menuju ke ruangan makan yang letaknya diseberang jalan dari gedung tempat acara. (bener2 gak praktis, makan aja beda tempat...menuju ke dapurnya..). Berbagai menu telah disiapkan panitia. Kebanyakan sih makanan khas Jepang, namun ada juga makanan China sama ada hidangan penutup dari Norwegia. Alhamdulillah, ada beberapa makanan yang bisa kami makan, diantaranya ada ikan bakar, sarden ikan, ikan goreng, misho kerang, makanan penutup (lupa namanya). Ya...beginilah nasib kami...setiap kali mau makan mesthi perlu extra hati2 dan banyak tanya, pokoknya selalu bertanya2 deh.


Ini nih..mulutnya semua penuh dengan makanan sampe2 pipinya njembul..hehhehee (bahasa Indonesianya apa ya..).
Lepas makan siang, kami bergantian sama suami sholat dhuhur, gantian jaga Safa. Selesai sholat kita mengikuti upacara minum teh. Selesai itu pertunjukan babak kedua pun di gelar.
Diawali dengan tarian yang dibawakan Rindang.

Ini nih gaya Safa saat menonton Rindang menari, Safa bergaya ikutan nari, dan dengan beraninya maju ke depan.Weleh2 nak nak...ada saja tingkahmu...
Selesai serangkaian acara2 tersebut masih ada permainan ketangkasan menebak gambar. Pesertanya semua anak2 yang masih ada diteater, tak ketinggalan Safa pun ikut serta.
Tidak pernah aku sangka sebelumnya, bahwa anakku dengan pede naik panggung dan ngikutin tebak gambar, walaupun dengan sedikit bantuan panitia saat melipat gambar. Safa tau dan ngerti bener kalo yang disebutkan panitia gambar usagi (kelinci)...inu (anjing)...neko (kucing) buta (babi)..., ebi (udang)...hebi (ular).., sakana (ikan)...kalo ada Safa tau langsung TERIAK ATTA..(ada...) dan panitia membantu melipatnya. Hingga terbentuklah garis lurus yang bisa menyambungnya. Yah... yattanee..(akhirnya)...SAFA menjadi PEMENANG....
Terlepas itu karena keberuntungan atau Safa memang mampu, yang jelas kami ikut seneng banget, melihat anak berani tampil percaya diri.
Sungguh terharu saat itu...ALHAMDULILLAH...sempat tidak percaya juga...Safa diantara peserta paling muda dan kecil, namun bisa berhasil mengalahkan peserta lainnya yang notabene lebih besar, lebih tua dan lebih pinter tentunya. Alhamdulillah, syukur tak terhingga atas karunia dan anugerah terindah buat kami sekeluarga. Mudah2an dengan ini kami semakin bertambah rasa syukur kami padaMu. Amin.


Safa serius mencari2 gambar yang disebutkan dan lagi dibantu melipat kertasnya sama panitia.


Safa dengan bangganya menenteng hadiahnya, alhamdulillah dapat macam2 gambar, coklat, sama makanan dan minuman lainnya. Sementara lainnya masih sibuk berusaha untuk mencari2 gambar yang disebut selanjutnya.

Kemudian di ujung acara mereka bersama2 membawakan lagu
sekai de hitotsu hana dake (di dunia hanya ada satu bunga), dinyanyikan keroyokan tuh. Acara pun berakhir.
Terakhir kali sebelum bubaran, semua panitia dan peserta yang tertinggal ikutan mainan sama halnya yang diikuti Safa. Walaupun tidak bisa mendapatkan hadiah...seru juga nih (wih...malu sama Safa...aku sama bapaknya Safa gak dapat apa2 alias penggembira saja).


Ini nih aksi kami...

Foto bersama dulu sesaat sebelum pulang.
Selesai acara kami semua mengemasi barang2 pameran, lalu sholat ashar. Selesai ashar ada acara lagi semacam penilaian acara yang tadi berlangsung. Biasa ditanya kesan pesannya, terus apa yang perlu diperbaiki..yah semacam koreksi lah. Dan tentunya sambil menikmati hidangan penutup. Alhamdulillah serangkaian acara telah berakhir dengan sukses. Insyaallah acara semacam ini akan di gelar setahun kemudian.
Insyaallah nanti kalo lagi luang aku masukkan videonya, maklum sampai sejauh ini belum di capture nih...biasa males bongkar2.
Selesai sudah...alhamdulillah.....
Selamat Tahun Baru Hijriah
Assalamu alaikum wr wb
Kami sekeluarga mengucapkan:
SELAMAT TAHUN BARU HIJRIAH
1 MUHARAM 1428 H
Mudah-mudahan selalu dalam lindungan ALLAH SWT
Semakin bertambah tingkat keimanan dan keislaman
Dan semuanya menjadi lebih baik dan lebih indah
Amin
Wassalamu alaikum wr wb.
Saga-shi, 1 muharam 1428 H
Festival Budaya Bersama LDA (Episode 1)
Postingan yang ngaret nih...gomen nee...lagi sok sibuk banget...banyak kerjaan menumpuk yang harus daku selesaikan...
Menjelang berakhirnya tahun 2006 kemaren sekitar tanggal 24 desember, LDA (ladies dream action) menggelar acara budaya yang diikuti oleh beberapa negara diantaranya Jepang sebagai tuan rumah, Indonesia, Korea, China, Sri Lanka, Myanmar, dan Amerika.
Bertempat di gedung Higashioka, sekitar 10 menit dari rumah. Kegiatan yang disuguhkan diantaranya pameran baju daerah dari masing-masing negara, dan juga keseniannya. Acara dimulai dari pukul 10 pagi hingga pukul 4 sore.


Indonesia, dengan menu seadanya, karena orangnya juga cuma beberapa gelintir saja. Menampilkan hiasan wayang kulit ada Nakula, Sadewa, Puntadewa, Arjuna dkk, terus ada berbagai macam baju2 adat, ada kalung, cincin, giwang berhias batu alam khas Sulawesi, ada kain hasil tenunan, dasi dan beberapa potong baju sutera dan juga kain bathik.


Korea, Thailand, Myanmar

Jepang sebagai tuan rumah menampilkan beberapa pertunjukan diantaranya pameran kesenian (mirip patung berhias, terbuat dari kayu lengkap dengan hiasannya) yang

dibuat oleh seseorang yang memiliki kelebihan dibalik kekurangannya, pembuatnya seorang pemuda yang (maaf) mengalami gangguan bicara/bisu. Namun karyanya sangatlah bagus, halus sekali dan itu semua dikerjakan sendiri (hand made). Selain itu dia juga mempunyai ketrampilan menabuh bedug, sehingga menghasilkan suara yang luar biasa indahnya. Tuh fotonya disamping. Sungguh Allah Maha Adil menciptakan makhluknya dengan segala kemurahannya.


Guru kimono lagi tampil nih, ada juga pertunjukan Karate. Berhubung tempatnya di teater dan hanya diberi penerangan remang2 kayak nonton film di bioskop, hasil fotonya pun juga kurang memuaskan, maklum foto luama rek....tapi gak papa deh yang penting dokumentasi ada.


Kesenian bela diri khas Jepang, namanya lupa nih..dimainkan oleh adik2 kokosei (SMU)

Kendo...wajah pemain ditutup dengan pengaman berjaring2




Permainan pedang samurai...


Sama seperti diatas, cuma yang ini lain dimainkan oleh abachan yang usianya rata2 diatas 70 tahun. Ngeri juga sih melihatnya, tapi ternyata mereka sangat lihai dan terampil. Ada2 saja obachan beraksi...sambil teriak2 mek... mek... mek... setiap kali berhasil memukul lawannya.

Orkestra yang mengiringi sepanjang acara...

Indonesia...Rindang pake baju Jawa, sama mbak Emma pake baju bodo, Bugis


Rindang, dengan tarian Padhang bulan
Tepuk tangan meriah diberikan saat Rindang menampilkan Padhang Bulannya. Selain anaknya cantik, luwes sekali membawakannya ya maklum wong Jogja asli, kalau ngomongpun halus dan pelan-pelan banget. Dan yang bikin mereka berdecak kagum saat Rindang memainkan leher hingga bisa bergerak2 lentur, layaknya tarian bali itu.

Korea Selatan.... I-san dan suami dengan pakaian pengantinnya dan gaya saat memberikan salam hormatnya.

China, Su-san dengan baju khasnya...yang laki2 gak tau siapa tuh namanya....

Gitani-san, Sri Lanka kara kimashita...

Jeff, gaya koboi kocak dari negeri paman sam..

Dilengkapi penerjemah bagi penonton yang mengalami tuna rungu
Pukul 12.30 acara dihentikan untuk dilanjutkan kembali pada pukul 13.30. Kita semua menuju tempat makan yang disediakan, alias rehat makan siang. Selesai makan sholat dan dilanjutkan dengan upacara minum teh khas Jepang (sado).
Cerita selanjutnya bersambung ya..... ada yang tidak bisa saya tinggalkan...wajib lapor nih...sabar ya...Insyaallah nanti tak lanjutkan.
Restoran India
Menepati janji kepada teman2, terutama mbak Sita yang sudah menunggu ceritanya. Maaf kalau terlalu lama, ini nih sepenggal pengalaman jalan2 kami akhir november lalu.

Capek jalan seharian, selepas magrib perut sudah keroncongan, sepertinya dah waktunya untuk makan nih. Setelah putar-putar lihat berbagai menu yang ditawarkan, pilihan jatuh di restoran India. Mau coba makanan negara "nehi nehi nehi"...

Restoran ini terletak di dalam Canal City. Ya itung-itung sekali jalan, gak perlu repot2 dan capek2 jalan. Di sini semuanya bernuansa India mulai dari suasana, lampu2nya dan juga lukisan, ukiran2 yang terpampang dan koki nya pun didatangkan langsung dari India. Selain menjual makanan, juga dilengkapi pula dengan jualan pernik2 khas India dan bumbu2 dan rempah-rempah khas dari India.
Tak sabar menunggu pesanan datang, Safa pun mengeluarkan bekalnya nasi kuning, abon, ayam sama telur dadar...
Banyak sekali menu yang ditawarkan, setelah melihat-lihat gambarnya, pilihan jatuh pada ini :


Hemmm....oshii sou....nih kan...lihat matanya...semua sudah nafsu untuk segera menyantapnya.


Lamb choop sama kare India


Sebelum makan foto dulu ya....


Nih, makanan semeja habis disantap kita berlima....Oishikatta...
Setelah kira2 setengah jam kami menunggu, akhirnya pesananpun datang. Kami menikmatinya. Apalagi saat kita makan, alunan musik india tak henti2nya diputar. Jadi kebawa suasana nih...untung gak ikutan nari2, puter2... cuma sambil menggoyangkan perut alias mendefraknya agar makanan bisa masuk semua...hehehheee...
Ketika kita asyik makan, sang juru masak pun keluar dan dengan ramah langsung menyapa. Tanya dari mana kami datang, ia mengira kami dari Malaysia, karena wajahnya mirip. Dan dia juga cerita pernah tinggal di Malaysia selama setahun. Dia juga cerita kalau semua ini yang memasak dia. Bagaimana, suka ?. Terus cerita juga setiap malam minggu, hari minggu dan liburan restoran India ini dipenuhi oleh orang Indonesia, Malaysia, dan Pakistan.
Dan dia juga cerita kalau daging yang dipake untuk masak di restoran India diambil dari Tokyo, dan diimport dari Australi, sehingga dia pake halal food. Jadi jangan khawatir kalau makan di restoran India.
Lega rasanya dapat informasi begitu. Soalnya disini susah banget cari halal food.
Sudah puas dan kenyang makan, sekarang perjalanan dilanjut ke Fukuoka Tower (sudah keduluan di posting ya...).
Selesai sudah rangkaian perjalanan sehari rombongan kecil kami. Insyaallah lain waktu kalau ada kesempatan dan "yen" lebih tentunya, mau jalan2 ke tempat lain. Terima kasih teman2 sudah mengikuti serangkaian perjalanan kami. Jangan bosen ya... kami cuma bisa berikan sedikit oleh2 dari perjalanan, yakni cerita/pengalaman kami..
Idhul Adha 1427 H
Tidak jauh berbeda dengan teman2nya lainnya mungkin, kami semua mesthi bangun lebih pagi untuk mempersiapkan semua keperluan sholat idhul qurban, mulai dari mandi, mandiin anak, ganti kostum buat anak yang memakan waktu lama, karena semuanya selalu dilakukan Safa sendiri sampai manasin gule yang mau dibawa ke International House. Ceritanya sih sudah bikin gule kambing kemaren sore sama kue pukis untuk hidangan sehabis sholat. Seperti biasa setelah acara sholat selesai, mengadakan pesta kecil bagi seluruh kaum muslim yang ada di Saga. Tempatnyapun sama dengan tempat yang kita pakai untuk sholat. Yah..harap maklum disini gak ada mushola ataupun masjid, jadi setiap kali sholat Id selalu ada di gedung International House. Bersyukurlah ada tempat. Walaupun dalam pelaksanaannya kita diawasi oleh satpam kampus.

Sholat Id tahun ini pesertanya lebih banyak, dibanding sholat idhul fitri lalu, mungkin karena ada adik2 kenkyusei (dari Indonesia) datang dari Okawa dan dari Taku. Sholat idhul fitri kemaren gak datang, karena bertepatan dengan hari kerja, lagian mereka masih pada baru datang, mungkin belum tahu informasi atau belum tahu jalannya, kurang jelas.
Sholat dimulai tepat pukul 8.45 waktu Saga. Khatib dan imam dipimpin oleh orang Malaysia, Bapak Suhaemi.



Suasana Id, selesai sholat, kutbah dilanjutkan makan2 dan selalu menyempatkan untuk berfoto bersama.
Ada foto keroyokan sama adik2 kenkyusei dari Taku dan Okawa..
Tak banyak yang bisa diceritakan, sepertinya hampir sama dengan tahun lalu.Cuma orang2nya yang sudah berubah, karena seperti biasa silih berganti ada yang datang dan juga ada yang pergi. Tuh ada juga tambahan si kecil Danial...asli made in Japan lho... Danial jadi dan lahir disini lho.... jangan salah masih bayi ikut sholat lho.
Siang hari selepas sholat dhuhur pesta dilanjutkan. Sekalian makan2 hari raya sekalian juga ini acara hajatan mbak Emma yang telah menyelesaikan program doktornya. Selamat ya mbak Emma, eh salah ya bu Hj. Dr.dr. Rahmawati Minhajat (betul mbak...?)... Mudah2an ilmu yang didapat bermanfaat bagi sesama dan mudah2an tercapai maksud dan tujuannya. Barakallah buat mbak Emma ... AMin.
Acaranya baberqiu, ada bakar kambing, sapi, ayam, cumi2, ninniku(bawang bombai), kabucha (waluh), juga imo (ketela rambat), eh ada yang ketinggalan ada chotto Makassar dan sup ayam lho. Zembu...oishikatta desu.


Anak-anak capek bermain, sementara orang dewasa bakar2, anak2 rujakan sendiri makan kerupuk di colek kecap. Mereka menikmati sekali. Sampai2 kerupuk satu plastik dihabisin.

Dah kenyang, semua habis baru foto2 nih...Acara baberqiu sampe pukul 4 sore. Pulang, sholat Ashar lalu

perjalanan dilanjutkan ke Yamada denki (toko elektronik) biasa kalau jalan sama bapak2 ya begini mau gak mau kita mesthi ngikutin jalannya kemana. Lalu ke Yume town (hypermarket terbesar se kepulauan Kyusu, kebetulan dekat rumah dan baru dibuka sekitar 1 bulan lalu). Besar sekali, sampe capek banget ngelilinginya, cari2 siapa tahu ada yang menarik. Biasa lah akhir tahun mengejar diskon. Sudah tradisi disini setiap pergantian tahun banyak diskon besar2an, banting harga walaupun itu cuma berlangsung 2-3 hari. Diskon bisa sampe 75 %, namun rata2 diskon 30 % saja. Foto disamping salah satu counter kimono, bagus kan.. harganya pun bagus sekali. Mau tau...? perbesar itu foto, lalu kalikan 78 akan didapat harga rupiah.
Yang didepan ini masih harga normal, sedangkan yang dibelakang harga diatas 500 ribu yen - 2 jt yen.
Weleh..weleh...mahalnya... Tapi memang bagus kok kainnya dan coraknya khas banget, masing2 cuman ada satu motif saja.


Halah...ini foto di Yume town, di depan counternya kimono dan foto Safa yang bajunya kebetulan sama dengan yang dipakai badut belakangnya.

Sepulang dari Yume Town, masih dalam rangka idhul adha dan taun baru, teman2 Indonesia melewati pergantian taun di rumah. Ada tante Uleng sekeluarga, ada mbak Emma, tante Diana, om Affasch, om Ari, om Sofian dan kami sekeluarga. Kita rame2 bikin takoyaki, makan gule, kue, sambel goreng ati ala tante Diana. hemmm nikmat rasanya kalau semuanya dibikin dan dimakan sama2. Tak terasa tahun barupun datang.
Sebelumnya kita berdoa bersama semoga ditahun 2007 kita diberikan hidayahnya dan dimudahkan segala urusan dan yang terpenting mudah2an keimanan kita semakin meningkat. Amin amin amin ya rabbal alamin.
Indonesia diawal 2007
Indonesia di awal 2007 kembali berduka. Berbagai macam bencana seakan-akan masih belum mau beranjak dari negeriku. Belum selesai urusan lumpur Lapindo, gempa bumi terjadi dimana-mana, banjir hampir diseluruh nusantara yang menelan ratusan jiwa. Kini diakhir tahun2006 dan diawal tahun 2007 catatan harian Indonesiaku diawali dengan berita yang sangat menyedihkan. Diawali dari tenggelamnya kapal penumpang KM Senopati Nusantara yang mengangkut lebih dari 600 jiwa. Dikabarkan bahwa sekitar 400 jiwa lebih belum diketemukan dan hanya sekitar 200 jiwa yang selamat, itupun setelah melalui perjuangan panjang melawan cuaca, suhu dingin, diombang ambingkan ombak dan pastinya atas mukjizat yang diberikan Allah SWT.
Belum lagi usaha pencarian korban berakhir, tepat di pergantian tahun masehi kita dikejutkan oleh berita sedih lainnya, masyaallah...pesawat Adam Air yang membawa 96 penumpang dan 6 awak pesawat hilang, hingga hari ini belum diketemukan. Didalamnya terdapat beberapa balita (sedih banget...kasihan masih anak2...), ada ibu hamil dan juga ada lansia (semakin teriris hati ini ...). Belum lagi berita simpang siur yang memupuskan harapan keluarga korban. Berbagai upaya dan usaha telah dilakukan pemerintah untuk mencari jejak pesawat tersebut, namun karena cuaca dan iklim yang tidak mendukung belum juga membuahkan hasil.
Manusia hanya bisa berusaha, semuanya kita kembalikan kepada Kuasa Allah. Allah Maha Berkehendak, Allah yang menentukan segalanya, Allah Maha Kuasa atas segalanya.
Mudah2an pesawat segera ditemukan, jasad para penumpang dan krunya juga segera ditemukan.
Semalam ditambah berita menyedihkan lagi sekitar 7 orang penumpang dilaporkan tewas setelah speed boat yang ditumpanginya dihantam ombak di kepulauan Seram.
Ya Allah lapangkanlah jalannya para korban untuk menghadapmu...
Ya Allah berikan kekuatan Iman kepada keluarga yang ditinggalkan...
Ya Allah....belum lagi bencana yang satu tuntas...kini bencana lainnya sudah menyusul....
Seakan-akan negeriku tak pernah luput dari berbagai macam bencana...
Ya Allah....kami yakin Engkau tidak akan memberikan cobaan jika kami tidak kuat menanggungnya...
Namun masih bolehkah kami memohon untuk segera berakhir...
Ya Allah... kami yakin ini sekedar peringatan atau teguran bagi kami, untuk selalu mengagungkan Asmamu ya Allah....
Mungkin kami lalai, terlena, terbuai akan nikmat yang telah kau berikan kepada negara kami..
Sehingga kami lupa, meremehkan, untuk selalu mensyukuri nikmatmu....
Aku, keluargaku, saudara2ku mari segeralah bersujud mumpung kita masih diberi waktu...
Ya Allah.... kalau boleh kami memohon kepadaMu ....
Ingin segera berakhir berbagai macam bencana di negeriku...
Ingin negeriku makmur, rukun, gemah ripah loh jinawi...
Ingin negeri bersatu, adil sentausa dan rakyatnya sejahtera...
Ingin rakyatnya selalu mengangungkan AsmaMu dan selalu memujiMu sepanjang waktu...
Amin...amin...amin
Semoga Allah mengabulkan.