Anugerah Terindah

Wednesday, November 14, 2007

Saga International Balloon Fiesta 2007

Bismillahirrokhmanirrokhim....

Merupakan serangkaian acara dari postingan kemaren, Saga Light Fantasy yang berlangsung hingga pertengahan Januari 2008 (lampu jalannya doang maksudnya). Sama, seperti tahun2 sebelumnya bisa di lihat disini atau disini, acara rutin yang digelar secara Intenational ini, di Jepang sendiri di pusatkan di Saga. Tepatnya di daerah Kazegawa, disebuah lapangan yang memang khusus buat acara ini, dimana dipinggir lapangan itu dikelilingi sungai yang bersih (ada juga perahu2 kecilnya lho) dan dipinggirnya ditanami bunga kosmos, sepanjang jalan. Saat2 seperti ini Saga sangat ramai, banyak orang asing disini, baik itu dari pihak peserta atau wisatawan asing yang ingin menyaksikan festifal balon raksasa ini.

Setiap pagi sekitar pukul 7 balon dengan berbagai macam bentuk dan ukuran sudah mulai beterbangan diatas Saga. Tak kurang dari sekitar 100 balon ikut andil. Dan peserta juga datang dari berbagai negara, diantaranya Jepang sendiri sebagai tuan rumah, Jerman, Perancis, Australia, Kanada, Inggris, Korea, China, Amerika, dan masih banyak lagi, gak hafalin satu2 sih.


Minggu lalu, saat buka jendela kamar, diluar terlihat jelas balon2 sudah mulai mengihiasi langit biru Saga. Tanpa berfikir panjang, akhirnya kami sekeluarga meluncur ke tempat sasaran. Tak lebih dari 10 menit sudah sampai, masih dipusingkan dengan parkir yang jaraknya hampir 1 km dari lokasi. Jadilah kita jalan2 pagi minggu itu, untungnya Safa gak rewel dan menikmati pemandangan yang ada.
Sampe lokasi, masih ada beberpa balon yang mungkin sudah selesai penjurian atau lagi istirahat, yang jelas ada beberpa balon yang tidak terbang. Jadi kita bisa bebas sepuasnya foto2 disana. Dan juga penonton sudah mulai memadati lokasi, padahal hari masih pagi dan masih terasa dingin banget.

Berhubung masih pagi, penonton boleh masuk ke lapangan, untuk melihat lebih dekat, memegang, melihat cara pengoperasiannya saat balon terbang, melihat secara langsung saat api/gas dinyalakan atau sekedar ingin foto secara lebih dekat. Sayang, Safa tempak ketakutan saat melihat api dikobarkan, sehingga niat bapaknya Safa dan Safa ikut mencicipi terbang dan ngantri bisa terbang diurungkan. Safa bener2 takut kebakar apinya katanya. Ya sudah... akhirnya kita nikmati saja nontonnya.




Kesempatan bisa ambil foto secara lebih dekat dgn beberapa bentuk balon

Setelah puas foto2, keliling, pegang2 balon eh kaki balon kita jalan menuju ke stand makanan. Biasa dah mulai keroncongan, secara pagi itu kami memang belum sarapan. Alhamdulillah kita nemuin stand makanan halal. Dapat Kebab dari stand negara Turki dan juga Nasi Karenya Persi. Alhamdulillah....lega banget mau makan gak pakai pikir2/nanya2 ke penjualnya, mereka dah ngejelasin kalau makanan yang disajikan halal. Khusus untuk stand Persi malah ngasih tau kalau Kare daging gak boleh, karena dagingnya daging Jepang, bukan halal food, tapi kalau kare ayam boleh, karena pake ayam halal. Alhamdulillah banget pagi itu, kami semua nyaman, dan sampe nambah2 lho... Harap maklum ya, disini untuk bisa makan makanan yang halal sangat susah mencarinya, kalau tidak masak sendiri.


Kebab Turki dan Nasi Kare Persia

Rasanya cocok dengan lidah kami, lumayan enak (atau mungkin karena makannya saat lapar ya...). Yang jelas kami masih sempat bungkus untuk dibawa pulang dan masih sempatin beli kuenya saja, urusan isi kebabnya urusan belakangan, insyaallah nanti bikin sendiri.

Selanjutnya kita berencana pulang, namun di tengah jalan (masih diarea balon) lihat antrian naik helikoputa (helikopter) sepi. Bapaknya Safa mengajak kesana, dan melihat antrian cuma sekitar 5 shift, akhirnya suami nanya ke Safa mau naik gak...? Safa dengan lantang langsung jawab iya pa, Safa mau naik Harold (itu lho,..helikopter yang ada di Thomas The Thank Engine). Yo wis akhirnya daftar dan naik. Disini sistemnya kita sewa satu heli, satu putaran. Bisa diisi 3 penumpang. Petugasnya menawarkan kalau saya bisa naik, biarpun perutnya besar gak papa, asal jangan takut. ehehhehee..niatku mah cuma mau motoin saja, akhirnya sama suami suruh ikut naik yo wis...ikutan naik juga. Bapaknya Safa duduk di depan, bersama pilotnya dan Safa di belakang denganku. Safa senengnya minta ampun.


Di depan Helikopter yang kita naiki, Safa seneng banget naik Helikopter.

Setelah naik helikopter kita berjalan pulang, namun ternyata masih banyak atraksi yang disajikan di sekitar arena balon. Selain balon sendiri, ada atraksi motor, ada terjun bebas dan masih banyak lainnya. Namum karena sudah cuapek bin teler, akhirnya kita mutusin tuk pulang. Dan bapaknya Safa kembali ke kampus lagi (padahal hari itu seharusnya suami libur)...hiks hiks hiks...pulang 2 dah sekitar jam 10 malam.

Petualangan kita masih belum berakhir sampe disini, mumpung suami lagi niat cari hiburan. Pagi2 di depan rumah sudah ada barisan rombongan orang2 yang mau berangkat ke Karatsu matsuri/Karatsu Kunchi. Minggu pagi kita menuju ke Yoshinari Koen, sekitar 20 menit dari rumah, berangkat sama Isti (anak SPACE 2007, asal Jogja, pengganti Rindang) dan juga pak Afash. Lagi ada festifal apa gitu sama ada bazar. Sampe sana kita tak lupa foto2 diantara bunga2 dan juga Safa dan anak2 lainnya puas bermain. Duh mata jadi seger, secara udaranyapun masih bersih dan segar.




Bersama rombongan orang Indonesia

Mau tau lebih jauh tentang Yoshinagari, bisa dilihat juga di cerita ini.
Hari minggu lalu kebetulan juga di Saga lagi banyak acara di jinja, kebetulan lewat jinja dan banyak anak pakai kimono,mereka sedang memperingati Sichi go san matsuri. Apa itu...? mereka yang punya anak berusia 7 tahun, 5 tahun dan 3 tahun secara bersama2 didoakan di Jinja, katanya sih agar si anak selalu di beri kesehatan, cepat besar dan kebahagiaan anak nanti. O, iya untuk matsuri ini, biasanya pada anak perempuan yang berusia 3 tahun dan 7 tahun saja (yang 4, 5, 6 tahun gak ikutan) dan untuk anak laki2 yang berusia 5 tahun saja. Biasanya sih diperingati setiap tanggal 15 November setiap tahunnya. Biasanya acara ini diadakan oleh kakek atau neneknya, atau orang tuanya sendiri (bila sudah tidak mempunyai kakek nenek) dan biasanya si anak dipakaian baju kimono dan setelah didoakan, mereka pulang, kemudian dilanjutkan makan2 bersama keluarga besar mereka.

Siang sekitar pukul 1 kita dah nyampe kaikan, Azhar food/halal food dari Fukuoka. Belanja dan pulang, langsung tepar. Tidur. Malam hari sebenarnya penutupan balon fiesta, berhubung dingin dan capek kita milih istirahat di rumah. Toh taun2 sebelumnya kita sudah lihat.

Alhamdulillah....

Sampun rampung yang Ti, mbah kung, mbah Ti.
Spesial buat mas Tata di Surabaya yang mau ulang tahun, sekarang dah kelas 5, rajin belajar ya, nurut sama ayah dan mamanya. Jangan lupa sholat ngajinya juga tambah rajin. Biar jadi anak sholeh, anak pinter dan bermanfaat bagi umat manusia.Amin.

Monday, November 05, 2007

Sagalight Fantasy 2007

Bismillahirrahmanirrakhim...

Awal pekan diawali dengan hujan, sejak tengah hari tadi. Lagi enggak ada niat banget tuk melakukan apa2. Yo wis lah, mau nyicil posting dari sesuatu yang bisa dijadikan kenangan nanti.
Sebenarnya ini sudah untuk yang ketiga kali kami nonton ini, berhubung ini acara rutin tahunan dan kami juga butuh hiburan yo wis lah daripada bengong, gak ada salahnya ikutan nonton.
Sore itu, kami kedatangan tamu istimewa, beliau senior disini (dulu keduanya menempuh pendidikan master dan doktornya di sini juga) yang dah balik ke Jogja dan kini kembali lagi ke Saga. Baru datang beberapa minggu terakhir. Seneng banget, dapat kunjungan dan juga oleh2 dari Jogja. Keluarga Pak Alim dan Bu ENdang, beliau dosen UGM. Dan sekarang Bu ENdang sedang menjalani program post dokt nya di Saga University. Beliau datang bersama kedua putranya, mbak Syifa dan mas Ilham. Menjelang magrib suami datang dari kampus, jemput Safa, magrib dan ngobrol sana sini beliau hendak melanjutkan perjalanan, mau nonton Saga Light Fantasy di pusat kota.
Selepas beliau pulang, kami mandi dan tiba2 suami ngajak berangkat, nonton. Yo wis lah katanya lagi suntuk, cari hiburan sebentar.
Tak lebih dari 5 menit kami sampe di tujuan, cuma susahnya cari parkir. Alhamdulillah akhirnya dapat juga, di pusat perbelanjaannya Esplaz. Jalan sebentar, dan ternyata sudah sepi dan kayaknya emang sepi banget, dibanding dengan acara yang sama disini dan juga disini. Dimana saat itu Safa masih sangat kuecil sekali. Kalau dulu karnavalnya panjang banget, sekarang kayaknya berkurang 1/3 deh. Tapi gak apalah yang penting acara seperti ini masih terus ada dan terpelihara. Lumayan lah buat hiburan, cuci mata.
Selama tak kurang dari 2 bulan sepanjang jalan kota Saga akan dihiasi lampu berwarna warni. Ada banyak parade sepanjang kurleb 1 km, ada tradisi upacara minum ocha (teh hijau Jepang), dimana yang menyajikan ocha semua berpakaian kimono, terus menampilkan pertunjukan bela diri Jepang, dan juga tak ketinggalan parade dari masing2 peserta yang mengikuti kegiatan tahunan Saga International Balloon Fiesta, ada dari beberapa negara di seluruh dunia, (hiks hiks hiks sayang dari Indonesia gak ada) .
Dan ini merupakan serangkaian kegiatan dari pembukaan Saga International Balloon Fiesta 2007. Insyaallah untuk SIBF diposting lain waktu.


Disamping ini foto Safa dengan orang yang sama (pemilik Motor gedhe) sama persis dengan foto lalu disini dan juga disini.
Gak nyangka juga kalau ketemuan lagi. Dan syukur si pemilik motor (lupa namanya) masih ingat sama Safa. Dia langsung bilang, dulu masih kecil sekali, sekarang sudah sangat besar. (Yo jelas toi mbah,...kan sudah tambah 2 tahun umurnya...ehhehehe).

Saat jalan dihentikan oleh seseorang katanya untuk mencoba produknya. Apa sih...? kami diajak kepinggir dan ternyata saya disuruh merendam kaki saya di bak yang sudah disediakan. Pake air hangat dalam bak kecil (1 bak bisa diisi 4 orang), Safa ikutan juga lho. Ya biasa, promosi dari tempat Onsen (mandi air panas yang airnya berasal dari dalam bumi, biasanya sih di alam terbuka yang dibatasi dengan tembok2 saja). Untuk lebih detail tentang Onsen, insyaallah lain waktu saya akan posting, mudah2an gak lupa. Lumayan lah sekitar 1o menit, sambil kaki direndam, kita dikasih kopi panas. Semuanya gratis dan kita dikasih alamatnya, barangkali lain waktu bisa dicoba. Insyaallah ... karena saya dan suami sebetulnya juga hobby banget onsen, lumayan lah buat merilekskan badan.

Beranjak dari sejenak merendam kaki, kita jalan, dah mulai beranjak sepi dan tidak banyak yang bisa diceritakan. Bener2 tak jauh beda dengan tahun2 kemaren. Mau foto2 juga dah mulai bosen, kita juga gak banyak ketemua sama teman dari Indonesia. Paling ya sama, masih banyak penjual di pinggir jalan, mulai dari takoyaki, yakitori, arum manis, jagung bakar, kue2, sama beberapa jenis minuman.




Suami bersama Safa malah asyik mencoba motor gedhe yang dipamerkan, bisa mencoba menghidupkan mesinnya saja dan bisa dinaiki untuk sekedar foto2 saja. Pulangnya Safa minta arum manis (kembang gula). Pulang, mampir ke Aeon beli air putih galonan sekaligus belanja.
Yang Ti... mbah kung, mbang Ti, dah kelar nih.... tunggu cerita Safa naik Helikoputa (helikopter) ya....

Alhamdulillah