Anugerah Terindah

Tuesday, October 23, 2007

Undoukai di Jounan Hoikuen

Undoukai (pesta olah raga) rutin dilaksanakan setahun sekali. Tak jauh beda dengan acara tahun lalu yang juga diadakan di sekolah Safa. Disini liputan tahun lalu. Secara kebetulan Undoukai di sekolah Safa di adakan pas ramadhan kemaren. Selain udaranya masih panas (masih kisaran 34 derajat Celcius), pagi itu kami datang terlambat, karena malam itu suami lembur ngerjain tugas yang selalu bejibun dari senseinya, terus sama2 sahur, sholat subuh dan baru bangun 1/2 9. Padahal acara sendiri dimulai pukul 8.15 kita datang jam 9. Belum lagi bawa bento lagi..., akhirnya beli bento di Seven Eleven (terdekat dan sejalan). Maaf ya Fa..jadi gak bisa ikutan upacara pembukaan.
Sampe sekolah Safa pas, lomba lari di kelasnya Safa (Himawari gumi) dan pas Safa dipanggil (jadi malu banget), jadi gak sempat mengabadikan moment ini. Untung Safa gak rewel dan dia dapat nomer 2.Alhamdulillah, gak menang juga gak papa kok, yang penting berpartisipasi. Akan lebih kasihan lagi sama SAfa kalau kami gak datang, karena seminggu belakangan di sekolahnya SAfa dah berkali2 diadakan latihan untuk acara ini.

Terus untuk perlombaan yang kedua, kali ini bersama dengan salah satu orang tuanya. Safa dengan bapaknya, lari, masuk gorong2, kemudian lari dan alhamdulillah dapat nomer satu. Lucu juga sih kejadiannya, saat sampai ke garis finish, bapaknya masih nyantol di gorong2, jadi Safa kelihatan bingung gitu, kok sendiri. Bisa dilihat di penampakan dibawah ini.



Bersama orangtua masing2, persiapan tanding
Sebenarnya ada perlombaan buat anak2 usia dibawah 3 tahun, masih ada 2 kelas, diantaranya lomba jalan, dan juga lomba lari kecil, cuma gak sempat mengabadikan di kamera.



Diatas atraksi dari kelas 3-4 tahun

Tidak hanya anak2 yang berlaga, namun juga nenek dan kakek, dan juga orang tua murid.
Berikut obaachan dan ojiichan siap berlaga.

Kakek dan nenekpun ikut berpartisipasi di sekolah cucunya. Mereka tampak antusias dan seneng banget. Sepertinya momen seperti ini sudah ditunggu2 oleh mereka. Terbukti selain semangat bermain, bawaan bento/bekal makanan yang dibawa pun juga buanyak banget.



Giliran anak2 yang memberi dukungan pada kakek nenek mereka.


Lomba memasukkan bola ke dalam keranjang, yang akhirnya dimenangkan tim Ojiichan.

Sedang lomba yang diikuti orang tua murid, tiap putaran diikiuti 5 orang, lari, cuci tangan, basuh muka, terus dengan mulut mengambil kue mochi yang berbalut tepung mentah, dimakan terus lari lagi, minum air dalam botol yang didalamnya diberi kelereng. Lumayan seru, jadi suasana rame banget. Bapaknya Safa di tarik senseinya Safa disuruh ikut, berhubung lagi danchiki (puasa) gak jadi ikut deh.
Sekitar pukul 11.45 istirahat dan waktunya hiru gohan (makan siang). Kita menuju kelas dan Safa makan bentonya. CUma nasi sama ebi furai (udang goreng). Lagi2 maaf ya Fa...bento yang dibeli dan bisa dimakan cuma itu. ALhamdulillah Safa lahab makannya, mungkin karena capek dan juga lapar, habis separuh (padahal porsi gedhe lho... Sambil menunggu acara selanjutnya dimulai, Safa selalu bermain2 dan bermanja2 sama bapaknya.

Kesempatan ya Fa, mumpung ditemanin bapaknya. Habis selama ini bapaknya Safa berangkat pagi (sekitar jam 9-an) pulang sekitar jam 1/2 12 malam, hampir tiap hari. Ngalah2hin orang kerja ya...senseinya kasih tugasnya buanyak dan bejibun, hampir gak pernah tidak, sudah seperti romusho gitu heheheee.Yo wis lah dinikmati saja.

Selesai makan siang, sekitar1/2 1 acara dilanjutkan kembali.
Berikut kebolehan yang ditunjukkan di kelas 4-6 tahun, mulai dari lari, gulung2 hingga drum band.



Panas2 gulung guntung, tiduran di lapangan, gak bersepatu lagi...



Kuat ya...dinaikin temannya


Lucunya anak2 kalau lagi pakaian dan gaya seperti ini, bikin gemes. Mereka telah piawai memainkan beberapa lagu anak2. Mayoretnya juga dah pinter mutar2 dan ngelempat tongkat ke atas. Semua penontonpun bertepuk tangan dan kelihatan banget dari pancaran wajah orang tuanya/nenek kakeknya seneng banget.


Diakhiri dengan lomba tarik tambang antar ibu2 melawan bapak2 yang hasilnya seri dan lomba lari estafet untuk anak2 usia 4 tahun.

Acara selesai tepat pukul 2 siang.

Sebelum pulang Safa dan bapaknya sempat foto dibawah tulisan undokai, di depan pintu gerbang halaman sekolah Safa. Tuh Safa bawa hadiahnya. Banyak banget, e hon (ada buku bergambar), ada okashi (makanan kecil), ada omocha/ mainan, ada alat ukur
untuk mengukur tinggi badan dan masih ada beberapa mainan lagi.

Safa seneng banget, sampe rumah langsung dibuka, dimaem dan dibuat mainan. Mudah2an tahun depan masih ada undoukai lagi buat Safa.

Thursday, October 18, 2007

Lebaran Tahun Ini

Diawali dengan puasa, diakhiri dengan hari Raya. Sebulan sudah terlewati. Buka Puasa bersama, dimulai dari rumah Pak Adi/mbak Heny, rumah pak Boga/ mbak Ulfa, rumah Pak Ari/mbak Ros, dan ditutup dirumah kami. Berbagai hidangan buka puasa disajikan, mulai dari sate ayam, rawon, ayam goreng,cotto makasar, es buah, es kacang hijau, kolak pisang sampe es dawet ada. Sholat tarawih, tadarusan dirumah buatku dan ibu2 lainnya, di Kaikan buat para ikhwan.
Ada perasaan senang, ada juga perasaan sedih. Senang, alhamdulillah bisa menyelesaikan puasa sebulan penuh, eh gak ding bolong 2. Itupun terpaksa saat saya periksa darah. Darah yang diambil cuma keluar 3 botol kecil lebih 1/3, sedangkan diperlukan 4 botol kecil. Jadi dengan sangat terpaksa harus membatalkan puasa. Selesai darah diambil sampe 2 hari kepala pusing bukan kepalang. AKhirnya dengan sangat terpaksa gak puasa deh...
Sedih, karena ramadhan cepat sekali berlalu, kesempatan untuk beramal dan dilipatgandakan pahalanya dah berlalu, dan juga tidak tau apakah tahun depan masih bisa menjumpainya lagi..? Mudah2an ALLAH masih mempertemukannya lagi.Amin.
Tidak banyak yang bisa saya ceritakan untuk lebaran tahun ini. Karena sepertinya suasana lebaran tahun ini tak jauh beda dengan tahun tahun sebelumnya. Suasana yang makin jauh dari lebaran di kampung halaman. Makin sepi saja, atau mungkin sudah terlanjur biasa. Tidak ada libur, tidak ada banyak kue lebaran, tidak ada acara mudik. Tidak ada baju baru, tidak ada sandal/sepatu baru, tidak ada uang receh lebaran, yang terpenting mudah2an hati kita"baru" menjadi lebih bersih dan lebih baik.Amin. Kangen euy.... ibu...kangen .... bapak kangen... kangen semuanya.
Malam takbiran beberapa anak sempat ke rumah, namun sudah malam, sekitar jam 10 an sampe jam 2, takbiran kecil, bikin kue, juga bikin opor ayam dan nasi kebuli (habis mau bikin lontong kelamaan, sudah gak sanggup lagi) buat dibawa ke Kaikan. Pagi hari segera bangun, mandi dan mempersiapkan perbekalan buat sholat Id.
Tepat pukul 8.00 waktu Saga sholat Id di mulai. Bertempat di Kaikan. Imam sekaligus khotib sholat kali ini sama seperti tahun lalu, Dr. dr Sayid, orang Mesir. Seperti biasa jamaah sekitar 70 -an umat muslim dari berbagai negara. Namun sama halnya tahun2 sebelumnya jamaah putri selalu didominasi jamaah Indonesia, dan beberapa jamaah Malaysia. Kurang tau kenapa para akhwat dari negara lain tidak pernah mau mendatangi majelis taklim. Tapi sudah lah, tidak apa2, mungkin budaya kita emang berbeda.


Bapak2 , ibu2, dan juga adik2 kenkyusei tak lupa selalu berpose

Selesai sholat dan mendengarkan khotbah syukuran, makan sama2.


Siap menyantap berbagai macam hidangan, tinggal pilih mana yang disuka. Ada masakan Indonesia, Malaysia, Mesir, Bangladesh, Pakistan, Iran, Perancis, Maroko dan juga ada masakan Jepang.


Bersama adik2 kenkyusei dari Taku, Okawa, Sasebo. Anak2 pun ikutan bergaya.

Selesai dari Kaikan kita semua bersilaturahmi di rumah Pak Ari. Kebetulan Pak Ari sekeluarga barusan pindahan ke Kaikan. Makan lontong, kue sarang semutnya Subhan, kastengels nya tante Diana, Kuker nya om Dhani. Selesai dari rumah Pak Ari, anak2 pada ngumpul dirumah, dari sekitar pukul 1/2 12 sampe sekitar 1/2 5 sore. Tidak banyak yang bisa saya sajikan, mengingat, menimbang dan melihat kondisi saya yang sudah tidak memungkinkan (bisa dilihat pada penampakan, dah naik 7 kg lho...). Hanya minuman saja, es buah, opor ayam, kue kering dari tante Diana (oleh2 dari Indonesia), bolu gulung dan brownis. ALhamdulillah bisa merasakan lebaran lagi, gak sepi2 banget sih.


Dimanapun tempatnya selalu berpose.

Besuknya kita diundang ke rumahnya Bigya san. Syukuran ulang tahun pernikahan yang kedua, sekaligus sukuran selesainya suami, Anil san menyelesaikan post dok nya. Dan akhir bulan ini pulang ke Nepal, 2 minggu kemudian langsung ke Kanada. Anil san dapat job baru di Kanada University dan Bigya san rencananya mau melanjutkan program doktornya. Ada banyak makanan yang disajikan, mulai dari sup kambing, kare ayam, acar, dan masih banyak lagi hidangan yang disajikan. O, ya walaupun Bigyasan bukan penganut muslim, dia tuh kalau mau ngasih orang/mengadakan pesta selalu pake daging halal. Ia selalu nitip belanja ke daku.


Hidangan yang disajikan, Bigyasan dengan sabar melayani hidangan buat para undangan


Bersama Bigya san dan Anil san, lagi asyik makan nih.

Buat Anil dan Bigya san sukses selalu dimanapun tempatmu.

Tahun ini juga beda banget dengan tahun lalu, terutama untuk sambungan telfon. Duh susahnya minta ampun, untuk masuk ke Indonesia, sampe kriting jari ini (hiperbola banget...) gak nyambung2. Sampe2 orang2 rumah cemas, dikira ada apa2 dengan kami. Sabtu cuma bisa menghubungi ibu dan mertua, itupun setelah perjuangan berkali2. Namun alhamdulillah kini semua sudah normal kembali dan bisa mengubungi saudara2 lainnya.

Buat teman2 semuanya selamat hari raya Idul Fitri 1428 H. Mohon Maaf Lahir Bathin.

Thursday, October 11, 2007

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1428 H

Tiga kali ramadhan dan juga tiga kali lebaran kami lewatkan di negeri orang.
Perasaan senang, sedih pilu selalu menggelanyut dalam sanubari.
Akankah masih di pertemukan ramadhan dan lebaran lagi...
Berpuasa, bertarawih, tadarus yang indah setiap malam...
Merayakan kemenangan bersama seluruh anggota keluarga...
Sungguh saya rindukan suasana seperti dulu...
Tak kuasa mengucapkan kata, hanya air mata yang bicara...
Ya ALLAH...

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar
Laailla ha illallahu Allahu Akbar
Allahu Akbar walillahilkham

Taqabbalallahu minna Wa Minkum Taqqabbal Ya Karim.
Kami sekeluarga mengucapkan
Selamat Hari Lebaran
1 Syawal 1428 H
Minal Aidzin Wal faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Semoga semua amalan kita di bulan ramadhan ini diterima
Dimaafkan semua salah dan khilaf kita
Disucikan kembali, layaknya bayi yang baru terlahir
Putih bersih tak bernoda. Amin...ya rabbal alamin

BUat teman2 semua yang mudik, mudah2an perjalanan lancar, aman dan selamat sampai balik lagi dan juga buat teman2 seperjuangan yang nggak mudik, jangan bersedih (menghibur diri sendiri), sabar dan mudah2an lebaran kali ini menjadi lebih indah.

Ferry-Anisa-Safa