Anugerah Terindah

Monday, July 23, 2007

hehehe...numpang lewat di Saga Shinbun

Jum'at lalu saya dikejutkan oleh Sensei. Katanya Anisa kamu ada di Saga Shinbun (koran Saga).
Lagi serius nata kembang, di kelas ikebana. Langsung sensei kasih koran dan nunjukin ke saya. Ternyata betul. Wo alah lho lha kok yo saya yang dipajang, kenapa gak yang lainnya...? padahal teman2 ku kan banyak. Ah, gak ngerti ah, yang jelas saya gak kerasa pas difotonya gitu. Habis banyak wartawan di kelas, pada saat itu dan juga saya tidak nyangka, gak memperhatikan sama sekali. ehhehehe...numpang lewat....

Berhubung saya gak bisa baca koran ini (maklum kanji tabemasen...eh yomimasen...), saya langsung minta dibacakan sensei, sekaligus artinya yang aku gak ngerti. Intinya ya tentang menata bunga yang kreatif, diikuti peserta dari asing (luar negeri), diadakan setahun sekali oleh Volunter di Saga.
O,iya disini saya sama sekali buta huruf, jangankan untuk langganan koran, baca saja gak bisa. Kalau tulisannya menggunakan katakana dan hiragana sih ok, masih ngerti dan bisa baca tulis, tapi kalau dah pake kanji dah nyerah, cuma beberapa kanji saja yang saya hafal gak lebih dari 250 kanji. Dan yang paling hafal ngelontok diluar kepala tuh kanjinya butaniku (daging babi). Tanya kenapa...? karena hampir di setiap makanan, baik itu makanan kecil, bumbu dapur, kue, kerupuk, permen, jelli, mentega, dan lainnya selalu tertera dalam produk tersebut. Jadi mesthi hati2 banget nih kalau mau belanja (terutama buat jajanan Safa), tidak bisa asal comot seperti di negara sendiri.
Untung ada internet, saya masih bisa baca berita setiap hari dan mengikuti kabar di Indonesia, coba kalau enggak ada mungkin bisa stress kali ya...

Ini kali kedua saya masuk koran, pertama dulu saat masih di Indonesia, kebetulan dulu sempat kerja, sekitar tahun 2004 masuk di koran Kompas kalau gak salah di rubrik profil. Sampai sekarang koran itu masih tersimpan di rumah. O, iya dulu juga pernah muncul di websitenya ITS dan brosur mengenai ITS, tapi yang ini pas di apotek...insyaallah semua masih tersimpan rapi di arsip rumah.
Dan yang ini insyaallah mau saya simpan lagi, buat kenang2an...

Saturday, July 14, 2007

PR Lagi PR Lagi...

Sejak semalam angin kencang melanda sejumlah kawasan Jepang, termasuk Saga. Taifu datang di kota Saga diperkirakan hari sabtu pagi jam 9 hingga jam 6 sore. Sekarang lagi kenceng banget, ngeri dengarnya. ALhamdulillah taifu kali ini tak sebesar taifu saat tahun lalu di bulan ini
Daripada bengong gak ngapa2in sementara si kecil dan bapaknya enak tidur, daku kerjain PR dari maminya Aisya.


Grab the book nearest to you, turn to page 18, and find line 4

Terigu 400 gram (ketahuan kan lagi cari resep bikin kue).

Stretch your left arm out as far as you can
Ambil remot AC, panas banget...walaupun taifu panas banget, pliket gitu istilahnya orang Jawa.

What is the last thing you watched on TV?
Lihat Metro TV, acara Enfa plus yang dipandu Soraya Haque, kebetulan lagi membahas pengaruh musik pada perkembangan anak.

Without looking, guess what time it is:
Jam 9 pagi, semua dah beres.....

Now look at the clock. What is the actual time
Jam 13.20. Terpaut 10 menit, biar pagi2 cepet bangun shg gak telat subuh.

With the exception of the computer, what can you hear?
Sekarang suara gemuruh angin yang kenceng banget...mengerikan sekarang, atap seng gudang ojiisan sebelah seperti mau terangkat.
Kalau hari2 biasa sih suara mobil di depan rumah. Habis depan rumah jalan besar.

When did you last step outside? What were you doing?
Kemarin pagi ke Supermarket depan rumah (seberang jalan) beli bahan buat bikin cawan musi.

Before you started this survey, what did you look at?
Safa sama bapaknya lagi bobok siang di sampingku.

What are you wearing?
Daster kembang2 hijau kesukaanku.

Did you dream last night?
Ngimpi pulang, ketemu ibu, bapak, seneng banget... (kayaknya ini pengaruh pikiran yang sudah kebelet pulang, rencana tahun ini pulang ketunda, insyaallah tahun depan kudu mudik...2 tahun euy aku gak ketemu mereka, walaupun tiap hari telfon belum puas kalau belum melihat beliau).

When did you last laugh?
Ngerayu Safa untuk cepat bobok siang, bangun jalan2 ke depan beli es krim.

What are on the walls you are in?
Foto Safa saat berumur setahun, kalender Jepang dan yang paling penting nih kopian daftar menu makanan Safa di sekolah. Yang terakhir tiap hari kudu di baca dengan seksama, wajib hukumnya, kalau gak BERBAHAYA.

Seen anything weird lately?

Liat homeless di Saga, dah uzur bahkan jalannya banyak yang dah bongkok, kasihan saja. Di negara semaju ini masih banyak homeless dimana2. Pada kemana ya keluarganya...?

What do you think of this quiz?
Biasa aja... Saat hamil Safa hobby saya disela2 waktu luang ngisi TTS, mungkin 100 buku TTS (ukuran besar) lebih telah terisi penuh.

What is the last film you saw?
Film anak2. Biasalah ibu2, menemani Safa nonton An- Panman setiap hari... Sampe hafal tuh lagu2nya. Saking seringnya diputar CD dah rusak, untung sebelumnya dah di back up.

If you became a multi-millionaire overnight, what would you buy?
Tidak muluk-muluk, hanya ingin menyenangkan banyak orang, mendirikan panti asuhan buat anak yatim dan ngasih lapangan kerja buat penduduk miskin di kampung halamanku sana.

Tell me something about you that I don't know :
Gak seneng banget sama orang yang ngathok... bermuka dua. Suka kesana kalau ada maksud, kesini kalau ada maksud, sedang yang disana dibilangin yang enggak-enggak.

If you could change one thing about the world, regardless of guilt or politics, what would you do?
Rakyat makmur, adil, sandang, pangan terpenuhi, kemerdekaan beragama dijamin dan dunia nyaman, tentram, dan damai.

Do you like to dance?
Dulu sih suka, sejak SD, SMP, SMA ngikut ekstra Tari. HEhehehe,..pernah tampil di depan bupati, gubernur dan menteri, juga sering tampil di kondangan mantenan adat Jawa heheehehe. Tapi itu mah masa lalu...sekarang dah enggak lagi...malu.

Imagine your first child is a girl, what do you call her?
Berhubung anak pertama cewek, aku panggilnya mbak Safa, sayangku, cintaku, ....
Sekarang Safa dah protes, maunya dipanggil kakak onechan Safa (katanya bentar lagi mau jadi kakak).

Imagine your first child is a boy, what do you call him?
Seperti biasa, cintaku, sayangku,...

Would you ever consider living abroad?
Aku ingin pulang..... seenak-enaknya hujan emas di negara tetangga lebih enak hujan emas (gak mau hujan batu ah..sakit) di negaraku sendiri....
Seenak2nya makan makanan enak di sini lebih enak makanan di Indonesia. Pokoke Indonesia is the best... Setiap saat di depan rumahku tuh berbagai macam penjual penjaja keliling silih berganti berseliweran (mulai pagi tukang sate, soto, bubur ayam, dawet, bubur kacang ijo, mi ayam, mi goreng, pangsit mi, siomay, tahu thek, tahu petis, lontong balab, semanggi suroboyo, bakso, es campur, es kopyor, dan banyak tukang sayuran setiap pagi, gak perlu repot ke pasar/supermarket untuk sekedar beli sayur), tinggal panggil dan pilih yang daku suka, sedangkan disini kalau mau makan mesthi masak sendiri, mau beli di luar pun tidak semua bisa dimakan, alias was2.

What do you want God to say to you when you reach the pearly gates?
Alhamdulillah hirabbil 'alamin.

Pr dah dikerjakan jeng Tia, mau dapet nilai berapa, pasrah. Berhubung teman2 dah pada ngelempar Pr kemana2 aku gak kasih ke siapa2, atau kalau ada yang berminat ngerjakan silahkan. Biar mereka menikmati kegiatan di akhir pekan ini.

Tuesday, July 10, 2007

Kelas Ikebana

Sejak sekitar 3 bulan yang lalu saya ikut kelas Ikebana (merangkai bunga) yang diadakan oleh SPIRA. Bertempat di Kaikan, setiap hari senin sore dari jam 6 sampe jam 7. Setiap kali datang Safa selalu ikut, untungnya Safa gak rewel, gak banyak tingkah dan nurut. Dia menikmati makanan kecil yang biasa aku bawakan dan buku gambar bernyanyinya. Tidak banyak yang bisa saya ceritakan, hanya sebagian karyaku terhadap berbagai macam bunga.

Sebagian dari karyaku :




Bikinnya ternyata lumayan rumit, ada aturan dan ukuran2 yang dipakai dalam memotong/menancapkan bunga. Dan juga cara merawatnya agar bunga awet.



Suasana kelas, sebelum pulang selalu menyempatkan diri untuk mengabadikannya.

Alhamdulillah, kemaren sore kelas ikebana berakhir.
Kemaren datang terlambat, nunggu suami pulang. Mau berangkat sendiri males, minta antar, habis sudah hampir 2 minggu terakhir ini setiap hari dan sepanjang hari Saga diguyur hujan.

Karena kemaren pertemuan terakhir, kita semua diberi bunga di suruh bikin kreasi sesuai dengan apa yang ada dalam hati dan pikiran kita. Berhubung sampe kaikan saya paling akhir, dapat bunganyapun juga tak secantik bunga mereka yang datang duluan. Tapi gak apa2 lah yang penting masih kebagian.

Satu persatu peserta diwajibkan menceritakan pengalamannya selama mengikuti kelas ikebana. Macam2 pesan, kesan peserta, terserah mau pake bahasa apa, Inggris boleh, Nihon go juga boleh. Karena semua peserta orang asing, jadi seru deh...apalagi ada satu teman cowok yang ikut, jadi makin klop.
Dibawah ini, sensei membagikan sertifikat yang menyatakan kita telah lulus/selesai mengikuti kelas ikebana selama beberapa bulan. Sementara lainnya asyik menikmati okashi dan ocha yang dibagikan.



Safa dan bapaknya nyusul, ikutan nimbrung. Katanya dah lama nunggu dibawah, kok gak keluar2, penasaran juga akhirnya mereka berdua naik, nonton.


Karya dihari terakhir

Foto bersama teman ikebana dan senseitachi

Sensei berpesan, agar kita yang belajar ikebana tidak berhenti sampai disini, agar tidak lupa terhadap teorinya sering2 dipraktikkan di rumah ya. Dan sampai jumpa di pameran ikebana Insyaallah besuk 9 September 2007.